Pabrik Sendal Jepit di Tangerang Terbakar Hebat, Belasan Jam Api Masih Berkobar
Dwi Rizki June 22, 2026 05:20 PM

Kebakaran hebat melanda pabrik sendal jepit di Jalan KH Agus Salim, RT 001/RW 003, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan, laporan kebakaran masuk pada Minggu (21/6/2026) pukul 22.31 WIB.

"Setelah informasi diterima, anggota Pos Belendung dan langsung diteruskan ke UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Batuceper langsung berangkat ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tiba sekira pukul 22.45 WIB," ujar Mahdiar kepada awak media, Senin (22/6/2026).

Guna menjinakan si jago merah yang menyala hebat lebih dari 12 jam, BPBD Kota Tangerang menerjunkan 19 unit armada pemadam kebakaran.

Selain itu aparat dari TNI, Polri, hingga Satpol PP Kota Tangerang juga diturunkan guna mengamankan lokasi di sekeliling objek yang hangus dilalap si jago merah.

Besarnya kebakaran membuat BPBD Kota Tangerang mengerahkan kekuatan penuh dalam proses pemadaman. Sebanyak 95 personel Damkar diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat pengendalian api.

Selain petugas pemadam, penanganan juga mendapat dukungan dari dua personel Koramil, enam personel Dinas Kesehatan, dan 30 relawan Kota Tangerang. Mereka bersiaga membantu proses pemadaman dan antisipasi keadaan darurat lainnya.

"Saat ini seluruh unsur yang terlibat masih fokus melakukan upaya pemadaman karena api sudah mulai dikendalikan namun area yang terbakar belum seluruhnya tertangani dengan baik," sambungnya.

Hingga saat ini petugas terus berupaya melokalisir kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain maupun kawasan sekitar pabrik lantaran asap masih membumbung tinggi.

Pasalnya material yang berada di dalam area pabrik menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. Karena itu, petugas menerapkan strategi pemadaman secara bertahap dan terukur.

"Fokus kami saat ini adalah melakukan pemadaman secara maksimal dan memastikan api tidak merambat ke area sekitar dan keselamatan petugas dan masyarakat juga menjadi prioritas dalam penanganan kejadian ini," paparnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Rahman menyebut, belum ada laporan mengenai adanya korban luka maupun korban jiwa akibat kebakaran tersebut. 

Kemudian untuk nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Menurutnya, kondisi di lapangan terus dipantau bersama seluruh unsur yang terlibat. Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan aman dan terkendali.

"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan korban, namun kami tetap berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan kondisi di lapangan aman dan terkendali," kata dia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.