SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kabar segar berembus bagi para investor logam mulia di Ibu Kota Banda Aceh pada perdagangan Senin (22/6/2026).
Setelah sempat didera anjlok massal menjelang akhir pekan lalu, laju pasar emas lokal hari ini dilaporkan mulai bangkit dan merangkak naik ke zona hijau jika disandingkan dengan basis harga hari Jumat (19/6/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan berkala yang dilakukan secara langsung melalui akun Instagram resmi dari masing-masing ritel perhiasan besar di pusat kota, grafik perdagangan hari ini bergerak variatif namun didominasi oleh tren penguatan harian.
Lini emas perhiasan murni tradisional mencatatkan kenaikan berkisar antara Rp 5.000 hingga melesat Rp 60.000 per mayam dari posisi hari Jumat.
Kondisi ini secara dinamis ikut mengerek naik posisi nilai jual serta harga buyback (beli kembali) pada lini produk batangan lokal maupun cetakan murni pabrikan (Logam Mulia).
Kendati mencatatkan rapor hijau jika dihitung dari pertengahan pekan lalu, pergerakan harga emas di Banda Aceh pada awal pekan ini sejatinya terpantau mulai memasuki fase stabil horizontal.
Setelah sempat bergerak naik-turun dalam beberapa hari terakhir, mayoritas harga logam mulia hari ini dilaporkan bertahan kokoh dan tidak menunjukkan adanya perubahan angka jika dibandingkan dengan harga penutupan akhir pekan pada Sabtu (20/6/2026) kemarin.
Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini Diam Tak Bergerak, 22 Juni 2026 Dijual Tetap Segini Per Mayam
Berikut ulasan pergerakan harga serta rincian lengkap harga dasar emas perhiasan maupun batangan (belum termasuk ongkos pembuatan) di empat toko emas yang berada di wilayah Banda Aceh per Senin 22 Juni 2026.
Apresiasi harga paling kentara hari ini diperlihatkan oleh gerai Toko Emas Bina Nusa yang beralamat di Jalan Tgk. Chik Pante Kulu No. 36, Pasar Aceh, Kota Banda Aceh.
Merujuk pada laporan digital pihak toko, harga emas perhiasan murni berkadar 99 persen melesat naik Rp 60.000 per mayam dibandingkan hari Jumat.
Namun, posisi hari ini tercatat stagnan alias tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan Sabtu (20/6/2026) yang juga berada di angka Rp 7.910.000 per mayam.
Berikut rincian lengkapnya:
Tren pergerakan menghijau dari basis pekan lalu juga ditunjukkan oleh pasar perdagangan di kawasan Ulee Kareng.
Berdasarkan pantauan digital pada platform resmi Toko Emas Al-Fath di Komplek Pasar Ulee Kareng, Banda Aceh, harga emas perhiasan murni resmi dikerek naik Rp 50.000 per mayam jika disandingkan dengan hari Jumat.
Kendati demikian, posisi hari Senin ini terpantau bertahan stabil dan sama persis seperti harga pada penutupan perdagangan sebelumnya, Sabtu (20/6/2026).
Baca juga: Setelah Anjlok, Harga Emas di Banda Aceh Berbalik Naik Rp 60 Ribu per Mayam pada 20 Juni 2026
Berikut rincian harga emas yang dipasarkan di Toko Emas Al-Fath hari ini:
Peningkatan tipis namun krusial juga membayangi aktivitas transaksi di Toko Mas Kencana yang berlokasi di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Pasar Aceh.
Melalui pantauan berkala di akun Instagram resminya @tokomaskencana, harga emas perhiasan murni dikoreksi naik tipis Rp 5.000 per mayam dari basis posisi hari Jumat.
Sementara itu, lini batangan memilih kokoh menahan harga.
Berikut rincian harga emas yang dipasarkan di Toko Mas Kencana hari ini:
Bagi warga kota yang ingin memantau alternatif harga di sekitar kawasan ikonik Masjid Raya Baiturrahman, gerai Toko Mas Aroma yang beralamat di Jalan Idi No. 3, Kp. Baru, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh terpantau memilih jalan mendatar di awal pekan.
Berdasarkan pembaruan informasi dasarnya, harga emas dikunci aman dengan rincian:
Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini Masih Bergejolak, 20 Juni 2026 Dijual Naik Segini Per Mayam
Sebagai informasi, perhitungan satu mayam emas di tingkat pasar lokal Banda Aceh disepakati setara dengan berat 3,33 gram.
Seluruh nominal di atas merupakan harga dasar bersih per mayam di tingkat pedagang.
Di Banda Aceh, biaya pembuatan perhiasan umumnya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 250.000 per mayam, tergantung pada tingkat kerumitan desain, jenis model perhiasan, serta kesepakatan akhir toko dengan pembeli.
Mulainya gairah hijau jika dibandingkan dari harga pertengahan pekan lalu, serta fase tenang horizontal dari harga Sabtu di pasar perhiasan Kota Banda Aceh pada awal pekan ini dipengaruhi oleh respons cepat para pelaku retail daerah dalam mengunci likuiditas domestik sembari mengamati arah bursa emas global.
(Serambinews.com/Yeni Hardika)