Derby Kalimantan Tersaji Kembali di Super League 2026/27, Borneo FC Punya 'Tetangga' Baru
Christoper Desmawangga June 23, 2026 02:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Borneo FC Samarinda dipastikan bukan satu-satunya klub asal Pulau Kalimantan pada Super League 2026/2027.

Klub promosi, Adhyaksa FC dikabarkan bakal menjadi "tetangga" Borneo FC dan menciptakan kembali Derby Kalimantan.

Adhyaksa FC menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk menjadikan provinsi tersebut sebagai markas (home base) baru mereka dalam mengarungi kompetisi kasta tertinggi, Super League musim depan.

Baca juga: Alfharezzi Buffon Tinggalkan Borneo FC, Ini Bocoran Klub Barunya di Pulau Jawa

Kesepakatan tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan memorandum kerja sama yang berlangsung di Aula Isen Mulang, Palangka Raya, pada Senin (22/6/2026) malam.

Prosesi ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta Presiden Klub Adhyaksa FC, Eko Setyawan.

Langkah pemindahan markas ini didasari oleh misi besar untuk melakukan pemerataan pembangunan sepak bola nasional.

Melalui kolaborasi ini, Adhyaksa FC berkomitmen penuh untuk membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan di bumi Kalimantan, yang selama ini dinilai memiliki potensi besar namun minim wadah di level profesional tertinggi.

Baca juga: ILeague Gulirkan League Cup 2026 Dampingi Super League, Persib dan Borneo FC dapat Hak Istimewa

Selain memindahkan tim senior, manajemen klub juga membawa gerbong pembinaan usia dini yang terstruktur.

Kehadiran infrastruktur sepak bola ini diharapkan mampu memicu gairah olahraga di daerah serta melahirkan generasi baru pesepak bola profesional dari Kalimantan Tengah yang siap menembus skuad tim nasional Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan bentuk nyata pemerataan pembangunan sepak bola nasional. Saya melihat Kalimantan Tengah merupakan provinsi besar yang membutuhkan kehadiran klub profesional agar pembinaan sepakbola akar rumput memiliki tujuan dan jenjang yang jelas ke depannya.” ujar Eko Setyawan, Senin (22/6/2026).

Komitmen Adhyaksa FC di Kalimantan Tengah tidak hanya berorientasi pada prestasi instan di kompetisi reguler.

Baca juga: Bursa Transfer: Persebaya dan Borneo FC Saling Sikut Berburu Gaston Manuel Romano

Klub memastikan akan memboyong sistem pembinaan terpadu Elite Pro Academy (EPA) untuk tiga kelompok umur sekaligus, yakni U-16, U-18, dan U-20.

Langkah memboyong pembinaan usia muda ini dirancang untuk memberikan jalur karier yang jelas bagi talenta lokal.

Skuad muda daerah kini tidak perlu merantau jauh ke Pulau Jawa atau wilayah lain untuk bisa masuk ke dalam radar pemantauan bakat tingkat nasional.

“EPA telah terbukti menjadi salah satu jalur pembinaan yang melahirkan banyak pemain profesional dan pemain tim nasional Indonesia. Kami berharap kehadiran EPA di Kalimantan Tengah menjadi motivasi bagi anak-anak daerah untuk berkembang dan mendapatkan kesempatan tampil di level nasional,” terang Eko.

Baca juga: Analisa Pengamat Soal Pergerakan Borneo FC di Bursa Transfer usai Tim Kepelatihan Terbentuk

Di samping itu, Adhyaksa FC menyatakan kesiapannya untuk memberikan asistensi teknis kepada Pemprov Kalteng.

Pihak klub akan memberikan cetak biru (blueprint) terkait standarisasi dan kebutuhan fasilitas olahraga serta lapangan sepak bola yang ideal di berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Wacana Perubahan Identitas Menjadi Kalteng Football Club

Salah satu poin menarik dari perpindahan ini adalah adanya sinyal kuat mengenai perubahan identitas klub.

Baca juga: Hadapi 4 Kompetisi di Musim 2026/27, Igor Tolic Minta PSSI Bantu Persib dan Borneo FC

Manajemen Adhyaksa FC membuka pintu lebar-lebar untuk melakukan rebranding nama klub agar lebih menyatu dengan kultur dan representasi masyarakat lokal.

“Terkait identitas klub, tentu akan menyesuaikan dengan daerah tempat kami berkandang. Tidak menutup kemungkinan nantinya menjadi Kalteng Football Club sebagai identitas sepak bola Kalimantan Tengah,” ungkap Eko Setyawan menambahkan.

Merespons komitmen besar tersebut, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

Pihak eksekutif daerah berjanji akan memberikan dukungan penuh, terutama dalam aspek peningkatan sarana dan prasarana stadion agar sesuai dengan regulasi ketat kompetisi kasta tertinggi.

"Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas komitmen Adhyaksa FC yang memilih Kalimantan Tengah sebagai rumah baru. Ini bukan hanya tentang menghadirkan klub sepakbola profesional, tetapi juga tentang membangun ekosistem olahraga yang sehat, membina talenta-talenta muda daerah, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah," tegas Agustiar Sabran. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.