SUPERBALL.ID - Rencana PSSI pakai Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 membuat Vietnam gentar.
PSSI melalui sang ketua umum Erick Thohir mengungkap peluang Timnas Indonesia menggunakan SUGBK saat melakoni fase grup ASEAN Championship 2026.
Selain karena mempertimbangkan status lawan sebagai tim besar atau tidak, Erick menegaskan rencana itu juga sebagai langkah merotasi penggunaan lapangan.
Seperti yang diketahui bahwa skuad Garuda memiliki sejumlah agenda di tahun 2026 dan laga di kandang harus dipastikan siap dengan baik.
"Kalau melawan Vietnam, Thailand, atau tim besar lainnya, kemungkinan kita akan menggunakan stadion besar seperti GBK," kata Erick Thohir.
"Jika ada negara yang jumlah pendukung yang datang dari negaranya terbatas, mungkin kita mempertimbangkan stadion lebih kecil,"
"Kita ingin menjaga kapasitas stadion tetap terisi dengan baik dan juga memastikan ada rotasi penggunaan lapangan."
"Agar kondisi rumput terus membaik dan tetap prima saat digunakan untuk pertandingan," kata Erick Thohir melanjutkan," imbuhnya.
Rencana ini ternyata mendapatkan perhatian khusus dari publik Vietnam, media lokal bersuara lantang seolah tahu ancaman bagi timnasnya mendatang.
Gelora Bung Karno tak sekadar kandang mengerikan bagi lawan Indonesia tapi juga merupakan senjata khusus bagi skuad Garuda dalam bertanding.
"Indonesia mengerahkan senjata khusus, tim nasional Vietnam menghadapi tantangan ekstrem," tulis TheThao247.vn.
"Tim nasional Vietnam akan menghadapi tekanan yang sangat besar saat bermain tandang di Stadion Gelora Bung Karno, Indonesia."
"Tempat yang dianggap sebagai salah satu kandang paling mengerikan di Asia Tenggara pada Piala AFF 2026 bagi lawan Indonesia," imbuhnya.
Tak sampai di situ, media Vietnam ini menggambarkan SUGBK sebagai benteng yang tak dapat ditembus setiap lawan Indonesia.
Senjata yang mereka maksud secara spesifik merujuk pada dukungan puluhan ribu suporter yang memenuhi stadion ini setiap Indonesia berlaga.
"Stadion ini dianggap sebagai benteng tak tertembus sepak bola Indonesia, dengan kapasitas lebih dari 77.000 penonton," tulis TheThao247.vn lagi.
"Semangat para penggemar Indonesia telah lama menjadi senjata ampuh, menciptakan atmosfer mencekik yang menyulitkan."
"Sudah banyak tim tamu yang kesulitan dalam menjaga fokus dan ketenangan selama pertandingan saat bertanding di stadion ini."
Sebuah tantangan berat bagi Vietnam menaklukan SUGBK, tugas mereka bertambah karena tak hanya Timnas Indonesia yang harus mereka kalahkan.
Satu kesalahan yang dilakukan di Gelora Bung Karno saat melawan Indonesia dapat berakibat fatal bagi Vietnam.
"Sorakan tanpa henti dari tribun, tekanan dari puluhan ribu penggemar dan intensitas pertandingan tinggi tentu akan menjadi tantangan berat bagi tim Vietnam."
"Hanya satu momen kelengahan, dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal," pungkas TheThao247.vn.