Aston Villa telah memberikan pesan tegas kepada para peminat Morgan Rogers musim panas ini: bayar mahal atau cari pemain lain. Meskipun berada di bawah tekanan dari peraturan keuangan UEFA, manajemen Villa tidak berniat menjual aset berharganya dengan harga murah, sementara minat dari Arsenal dan Chelsea terus meningkat.
Villa menuntut rekor harga untuk Rogers
Pemilik Aston Villa, Nassef Sawiris dan Wes Edens, siap bersikap keras pada musim panas ini di tengah meningkatnya ketertarikan terhadap Rogers. Mereka sama sekali tidak berniat melepas pemain berusia 23 tahun itu dengan harga di bawah nilai premium. Laporan menyebutkan bahwa Villa hanya akan mempertimbangkan tawaran dengan nilai di atas £100 juta.
Menurut laporan dari Daily Mail, klub asal Midlands tersebut menilai bahwa harga tinggi di pasar transfer saat ini menjadi alasan kuat atas sikap mereka. Elliot Anderson dinilai mencapai £120 juta oleh Manchester City, sementara target Liverpool, Yan Diomande, memiliki banderol £100 juta. Dengan catatan 14 gol dan 12 assist musim lalu, Villa melihat Rogers sebagai aset paling berharga mereka. Meski Arsenal dan Chelsea menunjukkan minat yang nyata, dewan klub bersikeras tidak akan memberikan "diskon" kepada rival mereka di Liga Primer.
Tantangan aturan Financial Fair Play
Meski Villa menikmati kesuksesan di lapangan, termasuk kemenangan bersejarah di Liga Europa pada bulan Mei, klub ini masih terbebani masalah keuangan. Aturan UEFA mengharuskan klub mengeluarkan tidak lebih dari 70 persen pendapatan mereka untuk biaya sepak bola, angka yang sulit dipenuhi Villa setelah sebelumnya didenda £9,5 juta karena pelanggaran. Tekanan finansial ini menimbulkan spekulasi bahwa penjualan besar kemungkinan diperlukan untuk mendukung rencana rekrutmen Unai Emery.
Klub juga mengalami beberapa kegagalan besar di bursa transfer sebelumnya, setelah mengeluarkan hampir £45 juta untuk Evann Guessand dan Tammy Abraham, serta masih menanggung beban gaji tinggi dari pemain pinjaman yang gagal memberikan kontribusi signifikan.
Untuk tetap bersaing di Liga Champions, Villa kini berada dalam posisi di mana mereka harus "sangat kreatif", yang pada akhirnya bisa memaksa mereka melepas beberapa pemain utama.
Target lini serang Emery
Unai Emery ingin memperkuat opsi di sektor sayap terlepas dari apakah Rogers bertahan atau hengkang. Pelatih asal Spanyol itu sudah lama mengagumi Gabriel Martinelli, yang pernah bekerja sama dengannya di Arsenal, dan mengetahui bahwa klub London tersebut mungkin bersedia mendengarkan tawaran. Namun, gaji tinggi Martinelli dapat menjadi kendala besar bagi Villa yang tengah berhati-hati dalam hal keuangan.
Target lain yang masuk dalam radar antara lain Harry Wilson, yang kini berstatus bebas transfer setelah tampil impresif bersama Fulham, serta pemain Newcastle, Harvey Barnes. Emery juga mengamati Ibrahim Mbaye di ajang Piala Dunia, meskipun transfer permanen untuk winger PSG tersebut diperkirakan akan terlalu mahal.
Pelatih asal Spanyol itu memprioritaskan pemain yang dapat langsung meningkatkan kualitas tim utama menjelang laga Piala Super UEFA melawan PSG.
Penilaian Watkins terhadap Rogers
Sementara rumor transfer terus bergulir, para pemain tetap fokus menjalani tugas internasional di Piala Dunia. Ollie Watkins secara terbuka menyatakan dukungannya kepada rekan setimnya di klub, dengan menegaskan bahwa Rogers memiliki masa depan cerah, di mana pun ia bermain musim depan.
“Saya pikir Morgan bisa mencapai level tertinggi,” ujar Watkins. “Lihat saja apa yang telah ia capai dalam waktu singkat, hanya dalam 18 bulan, bagaimana ia berkembang dan mulai tampil di level atas, yang membuatnya mendapatkan pengakuan yang pantas. Saya rasa dia memiliki mentalitas yang kuat. Dia adalah pemain yang pekerja keras dan sangat percaya diri dengan cara bermainnya.”