Jurgen Klopp memberikan tanggapan keras terhadap serangkaian komentar provokatif yang dilontarkan oleh mantan penyerang tim nasional Belanda, Rafael van der Vaart.
Belanda meraih kemenangan telak 5-1 atas Swedia pada hari Sabtu, setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Jepang dalam pertandingan yang penuh aksi.
Usai kemenangan tersebut, Van der Vaart dengan cepat mengkritik Virgil van Dijk, meskipun hasil laga sangat dominan. Kritik itu tidak diterima dengan baik oleh mantan pelatih Van Dijk di Liverpool.
Jurgen Klopp tampaknya telah terbiasa membela para mantan pemainnya dari kritik media dan pengamat, meskipun masa kepemimpinannya di Anfield telah berakhir dua tahun lalu.
Pelatih asal Jerman itu pernah membela Mohamed Salah pada akhir tahun lalu setelah sang pemain menjadi sorotan akibat sebuah wawancara yang menuai reaksi keras.
Klopp, yang dikenal dengan sikapnya yang tegas dan penuh semangat, tampak tidak bisa menanggapi Van der Vaart dengan serius. Kali ini, ia kembali angkat bicara setelah Van der Vaart membandingkan gaya bermain Van Dijk dengan sebuah pesawat Boeing 747 karena dianggap terlalu lambat dalam bergerak.
Menyoroti kecepatan sang bek tengah, Van der Vaart berkomentar, “Saya harus jujur: saya cukup terkejut dengan penampilan Van Dijk. Saya berpikir, 'itu tidak terlihat bagus.' Terutama ketika ia berputar... sedikit seperti Boeing 747 yang berbelok. Saya harap ia bisa berputar lebih cepat selama turnamen,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Klopp menolak mentah-mentah opini Van der Vaart. Ia menyebut mantan pemain timnas Belanda itu “tidak layak untuk disebutkan.”
“Kalau suatu saat nanti dia mengatakan sesuatu yang positif tentang seorang pemain, mungkin saat itu saya bisa mulai menanggapinya dengan serius,” ujar Klopp dengan nada sinis.
Meskipun telah meninggalkan Liverpool dua tahun lalu, kecintaan Klopp terhadap klub tersebut dan para mantan anak asuhnya tetap kuat.
Klopp menambahkan, “Kamu bisa merasakan bahwa dia melihat sesuatu, lalu berusaha menggambarkannya dengan cara yang terlalu berlebihan. Dan kemudian dia benar-benar menentangnya. Tapi dengan cara seperti itu, pendapatnya sama sekali tidak penting,” tegasnya, meragukan ketulusan kritik Van der Vaart.