Grid.ID – Di tengah gempuran tren musik modern dan kemudahan musisi menjadi viral lewat media sosial, Inul Daratista mengingatkan bahwa musik Dangdut sudah memiliki taring di kancah internasional sejak lama.
Sang Ratu Ngebor ini menegaskan bahwa dirinya telah membawa musik khas Indonesia tersebut ke Eropa jauh sebelum era digital sedahsyat sekarang.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026), Inul berbagi pengalamannya saat berkeliling mancanegara. Ia mengungkapkan bahwa jauh sebelum dirinya memutuskan untuk hijrah ke Jakarta, karier menyanyinya sudah lebih dulu merambah benua biru.
"Dangdut dari dulu sebenarnya sudah ke luar negeri. Aku dulu sebelum hijrah ke Jakarta, itu aku sudah bolak-balik keliling ke luar negeri karena undangannya banyak," ujar Inul Daratista.
Manggung di Amsterdam hingga Ditonton Perdana Menteri
Tak tanggung-tanggung, wilayah Eropa seperti Belanda dan Jerman menjadi saksi bagaimana goyangan dan suara khas Inul membius penonton mancanegara. Ada satu momen yang paling berkesan bagi istri Adam Suseno ini, yakni ketika penampilannya dihadiri oleh tokoh penting dunia.
"Aku dulu ke Belanda, ke Jerman. Waktu dulu aku nyanyi di Amsterdam, juga pernah didatangin Perdana Menteri Inggris juga nonton," kenangnya.
Menurut Inul, pencapaian dangdut di masa lalu memiliki keistimewaan tersendiri. Berbeda dengan zaman sekarang di mana popularitas bisa didapat dengan instan lewat sekali unggahan viral, zamannya dulu menuntut perjuangan fisik dan promosi yang luar biasa berat.
"Kalau zaman saya dulu, VCD bajakan aja udah hebohnya setengah mati. Perjuangannya mati-matian lah gitu. Enggak ada yang bisa diekspos kecuali ada kisah dan koran," tambah Inul.