Peminat SMAN 5 Pangkalpinang Membludak, Satu Kelas Sudah Penuh
Asmadi Pandapotan Siregar June 23, 2026 11:03 AM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Antusiasme pendaftar SMAN 5 Pangkalpinang terus meningkat. Hingga hari ke-4 masa pendaftaran jalur zonasi, satu dari tiga kelas angkatan pertama SMAN 5 sudah penuh. Padahal bangunan sekolah belum berdiri dan sementara murid baru akan menumpang belajar di SMAN 3 Pangkalpinang.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deswarman, mengatakan proses penerimaan murid baru SMAN 5 Pangkalpinang sudah dimulai sejak 8 Juni 2026 melalui jalur prestasi dan afirmasi. Pada tahap awal, terdapat tujuh pendaftar. Namun jumlah itu meningkat signifikan setelah pembukaan jalur domisili pada 19–24 Juni 2026.

“SPMB sudah dimulai sejak 8 Juni. Untuk jalur prestasi dan afirmasi ada tujuh siswa yang mendaftar. Kemudian pada 19 sampai 22 Juni jumlah pendaftar sudah mencapai 40 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah,” kata Deswarman, Senin (22/6).

Dari total pendaftar, 34 siswa berasal dari Zona 1 yang meliputi Air Kepala Tujuh, Tua Tunu Indah, Bukit Merapin, dan Kacang Pedang. Sementara enam siswa lainnya dari Zona 2, yakni Jerambah Gantung, Bukit Sari, Taman Bunga, dan Air Salemba.

Menurut Deswarman, tingginya minat masyarakat tidak lepas dari kebutuhan akses pendidikan negeri yang selama ini terbatas di kawasan tersebut.

Banyak lulusan SMP harus bersaing ketat untuk masuk ke SMAN 1 dan SMAN 3 Pangkalpinang.

“Antusiasme masyarakat sekitar cukup tinggi walaupun sekolah baru akan dibangun. Jalur domisili ini sudah diserbu,” ujarnya.

SMAN 5 Pangkalpinang pada tahun pertama akan menerima tiga rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 108 siswa. Saat ini, satu rombel hampir terisi penuh. 

“Dari target tiga kelas, saat ini satu kelas sudah penuh, tinggal dua kelas lagi,” kata dia.

“Kalau ke SMA 1 atauSMA 3 peluangnya kecil. Jadi saya coba SMAN 5 supaya lebih besar kesempatan,” ujarnya.

Ia juga mengaku bangga berpotensi menjadi bagian dari angkatan pertama sekolah tersebut, meski nantinya kegiatan belajar sementara akan menumpang di SMAN 3 Pangkalpinang.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan pembangunan SMAN 5 dimulai Juli 2026 dan rampung pada akhir tahun dengan anggaran sekitar Rp6,7 miliar. Jika sesuai rencana, siswa sudah dapat menempati gedung baru pada semester kedua tahun ajaran 2026/2027.

“Anak-anak diharapkan sudah bisa masuk ke gedung baru pada semester kedua,” kata Deswarman.

Sementara itu, lokasi sekolah saat ini masih berupa lahan kosong yang tengah dipersiapkan administrasinya, termasuk pemecahan sertifikat dan alih aset menjadi milik Pemprov Babel. (x1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.