WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK – Sejumlah massa pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi di depan Depok Open Space (DOS), Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (23/6/2026) pagi.
Aksi yang berlangsung pada jam sibuk pagi hari itu sempat memicu kemacetan di salah satu ruas jalan utama penghubung Depok-Jakarta.
Pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas dari arah Bogor menuju Jakarta mengalami perlambatan sejak sekitar pukul 09.30 WIB.
Titik kepadatan kendaraan terpantau berada di kawasan depan Balai Kota Depok, tidak jauh dari lokasi aksi.
Meski demikian, petugas Satlantas Polres Metro Depok terlihat sigap mengatur arus kendaraan guna mencegah kemacetan semakin parah.
Baca juga: Cucu Bung Karno Kritik Keras Skema MBG: Sebut AI Asing Penjajahan Gaya Baru!
Selain banyaknya peserta aksi yang berkumpul di sekitar lokasi, kemacetan juga dipicu oleh aktivitas massa yang beberapa kali menyeberang jalan di luar fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
Sebuah mobil komando yang digunakan peserta aksi juga terlihat terparkir di bahu Jalan Margonda Raya.
Massa Serukan Dukungan untuk Program MBG
Dalam aksinya, massa membawa sejumlah spanduk, bendera, serta atribut dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
Mereka secara bergantian menyampaikan aspirasi dan seruan agar program tersebut tetap dijalankan secara berkelanjutan.
Salah satu peserta aksi, Ulfa Febriani, mengaku hadir karena merasakan langsung manfaat program MBG bagi keluarganya.
Sebagai ibu dari dua anak, Ulfa menilai program tersebut sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama dalam menyiapkan kebutuhan makan anak sebelum berangkat sekolah.
"Program ini sangat membantu. Saya tidak perlu lagi bangun terlalu pagi untuk menyiapkan bekal anak. Waktu dan tenaga jadi lebih efisien," ujar Ulfa.
Menurutnya, pihak-pihak yang selama ini mengkritik program MBG seharusnya lebih fokus mengawasi dan mendorong pemberantasan korupsi dibanding meminta program tersebut dihentikan.
“Pihak-pihak yang mengkritik atau meminta program ini berhenti seharusnya lebih fokus menyuarakan pemberantasan koruptor yang mengambil hak masyarakat, bukan malah menghentikan program MBG atau dapurnya,” katanya.
Baca juga: Said Didu Berang Lihat Modus BGN Rampok Negara Lewat MBG, APBN Rp150 Triliun Dimanipulasi
Klaim Tidak Ada Keluhan Sejak Program Berjalan
Ulfa juga mengaku tidak pernah menemukan kendala berarti sejak program MBG dijalankan.
Menurutnya, menu makanan yang diterima anak-anak selama ini dinilai cukup baik dan tidak menimbulkan masalah.
Ia berharap pemerintah tetap mempertahankan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung kepada keluarga dan pelajar.
Kemacetan Berangsur Normal
Aksi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis berlangsung sekitar satu jam.
Setelah massa membubarkan diri sekitar pukul 10.30 WIB, kondisi lalu lintas di Jalan Margonda Raya kembali normal.
Kepadatan kendaraan yang sempat mengular perlahan terurai, sementara aktivitas masyarakat di kawasan pusat pemerintahan Kota Depok kembali berjalan seperti biasa.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang terus menjadi perhatian publik.
Di tengah berbagai perdebatan mengenai efektivitas dan anggaran pelaksanaannya, aksi di Depok menunjukkan masih adanya kelompok masyarakat yang secara terbuka memberikan dukungan dan merasakan manfaat langsung dari program tersebut.