Kakek dan Warga Tapung Kampar Urunan Cor Jalan Provinsi Berlubang Bak Kubangan
Ariestia June 23, 2026 02:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Aksi kakek berlanjut terhadap jalan rusak berlubang bak kubangan di Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung. 

Kakek 67 tahun yang bernama Dasikun itu mengecor lubang, Selasa (23/6/2026). Ia merasa tak cukup memberi tanda pada genangan cukup dalam di jalan berlubang itu dengan sofa. 

Ia membeli satu truk pasir dan batu. Warga sekitar ikut urunan.

Baca juga: Kisah Kelam Pernah Terjadi di Tempat Kubangan Jalan Tapung Kampar yang Ditutup Kakek dengan Sofa

Fatimah, tetangga Dasikun berinisiatif mengumpulkan sumbangan dari kendaraan yang melintas. 

Menurut Dasikun, kondisi jalan provinsi di depan rumahnya sudah sangat memprihatinkan. Genangan terlalu dalam dan amat berisiko bagi pengguna jalan apabila terperosok di lubang.

Pengerjaan sudah dimulai pada Selasa pagi.

Diawali dengan menguras air dari lubang. "Lubangnya mau dicor sampai tertutup," kata Fatimah menyebut pernyataan Dasikun.

Titik itu hanya satu dari ribuan lubang pada ruas jalan tersebut. Kerusakan jalan hampir merata di wilayah Tapung Raya.

Ruas jalan itu membentang hampir 100 kilometer dari Simpang TB sampai Simpang Gelombang. Melewati tiga kecamatan.

Tapung Hulu yang berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hulu, Tapung, sampai Tapung Hilir yang berbatasan dengan Siak. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.