TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Taufik Hidayat, terduga pelaku penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya di Bandung diduga masih mencari korban lain.
Taufik diduga masih aktif bermain sosial media hingga menggunakan aplikasi kencan online.
Padahal saat ini ia sedang diburu dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Keberadaan Taufik Hidayat pun mulai terendus oleh pihak kepolisian.
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan mengatakan kalau saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).
"Kita sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO). Kami mengharapkan bantuan dari masyarakat seluruhnya, bagi yang melihat, atau mengetahui, untuk bisa menginformasikan keberadaannya di mana," kata Irjen Rudi Setiawan saat konferensi pers, Selasa (23/6/2026).
Rudi Setiawan juga menegaskan kalau pelaku saat ini masih dalam pengejaran.
Ia mengerahkan semua tim baik di narkoba, cyber, dan kriminal umum.
"Kami melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tim bergerak semua," kata dia.
Tak hanya itu, Polda Jabar juga bekerja sama dengan META untuk mengetahui keberadaan pelaku.
"Kita bekerja sama dengan luar negeri, META. Untuk bisa mendeteksi dari media sosial, sehingga bisa menunjukkan keberadaan yang bersangkutan," ucapnya.
Mengenai keberadaan korban saat ini, pihaknya belum bisa memberikan bocoran karena bagian dari pengejaran.
Sementara itu ramai informasi yang menyebut kalau Taufik Hidayat masih bisa mengakses akun media sosialnya.
Bahkan Taufik Hidayat juga terpantau masih mengaktifkan aplikasi kencannya.
Hal itu diungkap oleh akun @sultansyahbanaiman yang memperlihatkan screen shoot dari seseorang yang match dengan Taufik Hidayat.
Wanita yang saling menyukai dengan Taufik Hidayat itu berada di kawasan Cileunyi.
"Pelaku masih menggunakan aplikasi cari jodoh OMI dengan bebas, lokasi 4km dari perumahan abdinegara, kemungkinan di sekitar Cileunyi Rancaekek masih berkeliaran bebas," tulis pemilik akun yang disembunyikan namanya.
Baca juga: Chat WhatsApp Taufik Usai Potong Bibir Wanita di Bandung, Siapkan Pengacara untuk Lawan Penjaga Kos
Menurut dia, akun cari jodoh ini bisa diakses menggunakan verifikasi wajah.
"Akun omi orang ini verifikasi wajah real," kata dia lagi.
Ia juga menyertakan screen shoot dari temannya yang match dengan Taufik Hidayat.
"Ohh asli ya deket tu, kok sempet2nya buka dating apps," tulisnya lagi.
Pada screen shoot itu, terpampang foto Taufik yang sempat beredar di media sosial hasil editan AI.
Ia menggunakan nama yang biasa ia pakai untuk menjerat wanita.
Yakni nama Yuda usia 30, dan menyertakan bio : Mencoba Membangun Kebiasaan Olahraga, Mencari Pasangan Hidup, Pemilik Kucing.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan kalau keberadaan pelaku sempat terendus.
Namun pelaku selalu lolos dalam penangkapan.
"Kami masih mencari informasi keberadaan pelaku. Pelaku saat ini di beberapa titik selalu lepas dari penangkapan," tandasnya.
Baca juga: Pengakuan Ayah Taufik Pria yang Gunting Bibir Pacar, Bongkar Kelakuan Anak Sebelum Sekap Wanita
Taufik Hidayat jadi DPO karena diduga menyekap dan menyiksa kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki.
Selain menyiksa Yuvita, Taufik Hidayat juga mengambil harta dan uangnya.
Yuvita selama tiga tahun ini diajak berpindah-pindah tempat kos oleh Taufik.
Kasus ini terbongkar setelah Yuvita dibawa ke rumah sakit oleh pemilik kos terakhir.
Di sana baru terungkap kondisi Yuvita yang sudah buta, kepala bernanah, hingga kaki bekas dibacok oleh Taufik.
Bukan cuma Yuvita, Taufik juga rupanya kerap menyiksa beberapa wanita, termasuk mantan istrinya.
Ia kerap berkenalan dengan wanita melalui aplikasi cari jodoh, lalu diajak ke kosannya.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t