Pemerintah Mulai Tanggapi Kerusakan Infrastruktur Silat Hulu, Jembatan Nanga Ngeri Dibangun Ulang
Syahroni June 23, 2026 02:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU – Jembatan di Desa Nanga Ngeri, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, yang sempat hanyut akibat banjir beberapa waktu lalu, kini mulai dibangun kembali oleh Pemerintah Daerah melalui Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ).

Pembangunan kembali jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat yang selama ini kesulitan mengakses jalur transportasi utama menuju ibu kota kecamatan.

Baca juga: Pendidikan Kapuas Hulu Dapat Suntikan Dana Besar, 15 Sekolah Segera Direvitalisasi

Camat Silat Hulu, Kamarudin, mengatakan bahwa saat ini warga masih harus menggunakan jembatan darurat yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

“Pastinya saya selaku camat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah membangun kembali jembatan yang sempat hanyut tersebut,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 23 Juni 2026.

Meski demikian, kondisi infrastruktur di wilayah tersebut masih memprihatinkan.

Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat 12 jembatan rusak, dan 8 di antaranya mengalami kerusakan parah di sepanjang jalur dari Desa Dangkan Kota hingga Desa Nanga Ngeri.

Kamarudin menegaskan bahwa kondisi tersebut sudah tidak layak dilalui dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

Baca juga: Dari Ring Tinju ke Podium: Petinju Kapuas Hulu Sabet 15 Medali di Kejurprov Kalbar 2026

“Jembatan dari Desa Dangkan Kota sampai Desa Nanga Ngeri ini sudah tidak layak dilewati masyarakat, harus segera diperbaiki oleh pemerintah,” tegasnya.

Tidak hanya jembatan, kondisi ruas jalan di wilayah tersebut juga menjadi persoalan utama.

Jalan masih berupa tanah tanpa aspal sehingga menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan.

“Ruas jalan di sini kondisinya paling parah. Warga harus melewati jalan tanah yang berlumpur,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi infrastruktur yang buruk ini sudah berlangsung cukup lama dan telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun pusat.

“Namun hingga saat ini kondisi jalan dan jembatan masih sangat memprihatinkan"

Baca juga: Stok Elpiji 3 Kg di Kapuas Hulu Aman, Harga di Kios Masih Capai Rp40 Ribu per Tabung

"Kami berharap pemerintah pusat dan provinsi benar-benar memperhatikan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Silat Hulu,” ungkapnya.

Pembangunan kembali jembatan Nanga Ngeri ini diharapkan menjadi langkah awal perbaikan akses transportasi yang lebih layak, sekaligus membuka kembali konektivitas antar desa di wilayah Kapuas Hulu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.