TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMKN 1 Tarakan masih berlangsung. Saat ini sekolah masih memproses pendaftaran melalui jalur reguler setelah kuota jalur afirmasi, gakin dan domisili dinyatakan terpenuhi.
Ketua SPMB 2026 SMKN 1 Tarakan Nagiyah Abdulhaq yang dikonfirmasi siang tadi, Selasa (23/6/2026) mengatakan, tahapan penerimaan calon peserta didik baru saat ini belum selesai dan masih memasuki proses seleksi jalur reguler.
"Masih proses. Yang sekarang proses itu adalah reguler," ujarnya kepada TribunKaltara.com.
Nagiyah Abdulhaq menjelaskan SPMB di SMK berbeda dengan SMA. Pada tahap awal, SMKN 1 Tarakan membuka jalur afirmasi dan domisili terlebih dahulu, sebelum dilanjutkan dengan jalur reguler.
Baca juga: Pendaftaran SPMB di SMPN 1 Nunukan Membludak, Hari Pertama Jalur Prestasi dan Afirmasi Lampaui Kuota
"Kalau kita di jalurnya ya, yang awal afirmasi sama domisili. Kalau di SMA mungkin prestasi sama mutasi, cuma beda jalur," ucap Nagiyah Abudulhaq.
Menurutnya, mekanisme penerimaan tahun ini juga mengalami perubahan dibanding sebelumnya karena mempertimbangkan unsur jarak dan nilai dalam proses seleksi.
Tahun ajaran 2026/2027, SMKN 1 Tarakan menargetkan menerima 396 siswa baru yang akan dibagi ke dalam 11 rombongan belajar (rombel) dengan jumlah 396 siswa yang diterima. Jumlah tersebut sama dengan kuota penerimaan pada tahun sebelumnya. "Tahun lalu sama," ujarnya.
Adapun setiap rombel akan diisi sebanyak 36 siswa. Diketahui SMKN 1 Tarakan memiliki tujuh program keahlian yang dibuka pada penerimaan tahun ini.
Ketujuh jurusan tersebut meliputi Akuntansi, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Bisnis Digital, Kuliner, Perhotelan, Layanan Wisata, dan Busana. Dari seluruh jurusan yang tersedia, program keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) menjadi jurusan yang paling diminati calon peserta didik.
Baca juga: SPMB 2026 Tingkat SD dan SMP Negeri Tarakan Dibuka 29 Juni-1 Juli 2026, Jalur Prestasi Ada Nilai TKA
Nagiyah menjelaskan untuk pembagian rombel ada empat jurusan mendapatkan dua rombel, yakni Akuntansi, MPLB, Bisnis Digital dan Kuliner. Sementara tiga jurusan lainnya masing-masing memperoleh satu rombel.
Ia menjelaskan jalur afirmasi dan domisili telah selesai dilaksanakan sejak 17 hingga 20 Juni 2026 dan seluruh kuotanya telah terpenuhi. Sedangkan jalur reguler dibuka mulai 21 Juni hingga 25 Juni 2026.
Menurut Nagiyah, selama proses SPMB berlangsung sempat terjadi kendala pada tahap tes bakat minat yang khusus diterapkan untuk jenjang SMK. Tes bakat minat tersebut sudah dimulai sejak 15 Juni 2026.
"Di SMK itu beda dengan SMA. Kalau kita kan ada bakat minat. Tes bakat minat itu dimulai tanggal 15," katanya.
Pada hari pertama pelaksanaan, sistem sempat sulit diakses karena tingginya jumlah peserta yang masuk secara bersamaan. "Awal-awal itu mungkin semua baru kan, jadi webnya itu penuh. Jadi susah diakses," ujarnya.
Bahkan pihak pusat sempat meminta setiap sekolah membatasi jumlah peserta yang dilayani. "Sampai dari pusat itu minta setiap sekolah itu hanya 10 siswa," katanya.
Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan kembali normal pada hari yang sama.
"Sekarang alhamdulillah sudah bagus. Tengah hari itu sudah normal," tukasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah