Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) membangun saluran air di Jalan Muchtar Raya, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan.
"Sebenarnya, ini merupakan wilayah perbatasan, bukan hanya Jakarta Selatan, tetapi juga melibatkan Jakarta Barat dan Tangerang. Kami sudah melakukan peninjauan dan koordinasi terkait penanganannya," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan upaya tersebut merupakan tindak lanjut laporan warga terkait genangan yang sering terjadi di kawasan itu, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Dia menjelaskan permasalahan genangan di kawasan tersebut memerlukan sinergisitas lintas wilayah dan instansi agar penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
"Kolaborasi antarinstansi untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan pengendalian genangan dan banjir di kawasan perbatasan sangat diperlukan," tutur Syafrin.
Oleh sebab itu, dia mengimbau masyarakat agar mengikuti arahan petugas maupun rambu-rambu yang dipasang selama proses pembangunan saluran tersebut berlangsung. Pasalnya, pelaksanaan pekerjaan itu diperkirakan akan berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi.
"Saya berharap pengerjaan ini dapat segera terwujud dengan solusi yang komprehensif sehingga masyarakat di kawasan perbatasan Jakarta dan Tangerang dapat merasakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk ditinggali," ungkap Syafrin.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo menambahkan perbaikan saluran di Jalan Muchtar Raya itu dilakukan sepanjang 243,8 meter di wilayah Jakarta Selatan dan sepanjang 680,6 meter di wilayah Jakarta Barat.
Dia menyebutkan proses pengadaan proyek tersebut dimulai melalui tahapan lelang pada 25 Juni 2026, sedangkan pekerjaan konstruksi ditargetkan mulai dilaksanakan pada pekan ke-2 Juli 2026 oleh kontraktor yang ditunjuk.
"Mudah-mudahan, proses pembangunan saluran ini berjalan dengan baik dan lancar. Selama pekerjaan berlangsung, kami juga mengimbau warga menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas," ujar Santo.





