Erling Haaland menorehkan sejarah baru sebagai pencetak gol terbanyak Norwegia di Piala Dunia setelah dua golnya membawa timnya menang 3-2 atas Senegal. Hasil ini memastikan Norwegia melaju ke babak 32 besar dan membuat wakil Afrika itu harus berjuang keras di laga terakhir Grup I.
Pemain pengganti awal Morgan Pedersen membuka keunggulan untuk tim Skandinavia menjelang akhir babak pertama, setelah Haaland sempat mengenai tiang gawang usai merebut bola dari Edouard Mendy. Namun, sang penyerang akhirnya mencetak gol ke pojok kanan atas gawang hanya beberapa menit setelah jeda.
Ismaila Sarr sempat memperkecil ketertinggalan Senegal, tetapi Haaland kembali memperlebar jarak dengan gol keempatnya di turnamen ini. Meski Sarr mencetak gol keduanya di menit ke-93, itu tidak cukup untuk menjaga peluang Senegal lolos jika mereka finis di posisi ketiga grup.
Laga penuh tekanan di Stadion MetLife dimulai dengan tempo lambat. Julian Ryeson dari Norwegia harus ditarik keluar lapangan hanya setelah 10 menit karena cedera hamstring, sebelum Martin Odegaard mendapatkan peluang pertama dengan sepakan chip yang melambung di atas mistar.
Mantan penyerang Chelsea menunjukkan kontrol bola yang baik untuk menguasai umpan tinggi, tetapi tembakannya berhasil diblok dengan baik, sebelum mencoba lagi dengan tendangan melengkung dari jarak 25 yard yang melenceng tipis.
Edouard Mendy kemudian tampil gemilang menjaga skor tetap imbang, keluar dari garis gawangnya dan menepis sepakan setengah voli Odegaard yang memanfaatkan umpan sundulan lembut dari Haaland.
Norwegia akhirnya memecah kebuntuan lewat pemain pengganti Ryeson. Kalidou Koulibaly gagal memotong umpan terobosan dari Odegaard dan bola mengarah ke Pedersen yang berlari masuk tanpa kawalan.
Bek kanan berusia 25 tahun itu melepaskan tembakan yang melewati bawah tubuh Mendy dan masuk ke gawang, menghasilkan gol keenam dalam karier profesionalnya.
Haaland tampak frustrasi karena jarang mendapat peluang, hingga akhirnya mendapatkan kesempatan emas saat Mendy kehilangan bola di area berbahaya. Namun, tendangan kaki kirinya dari sudut sempit hanya mengenai tiang gawang, membuatnya memukul rumput dengan kesal.
Tiga menit setelah babak kedua dimulai, Haaland akhirnya mencetak gol. Ia memanfaatkan umpan terobosan tajam dari Odegaard yang membelah pertahanan Senegal dan menyelesaikannya dengan sepakan keras ke sudut atas gawang.
Senegal kemudian menemukan cara untuk kembali ke permainan. Umpan panjang dari lini belakang menemukan Sadio Mané di ruang bebas, yang kemudian mengoper bola ke Sarr di depan gawang.
Winger Crystal Palace itu menaklukkan bek terakhir dengan kekuatan dan mengangkat bola melewati Ørjan Nyland, memperkecil skor di waktu yang tepat.
Namun, momentum itu tak bertahan lama. Haaland kembali mencetak gol setelah Senegal gagal menghalau umpan silang Pedersen. Patrick Berg yang sigap merebut bola liar di kotak penalti memberikan umpan susulan yang disambar Haaland dengan kaki bagian dalam, melewati Mendy untuk mengembalikan keunggulan dua gol.
Dengan dua gol ini, Haaland kini unggul dua gol dari rekor Kjetil Rekdal yang mencetak dua gol di Piala Dunia 1994 dan 1998, sekaligus menambah koleksinya menjadi 59 gol untuk tim nasional Norwegia.
Senegal terus menekan di menit-menit akhir. Sebuah umpan silang berbahaya dari sisi kiri diterima oleh Jackson, yang kemudian mengoper ke Sarr. Pemain sayap itu melengkungkan bola melewati Nyland, membuat akhir laga menjadi menegangkan.
Norwegia akhirnya bertahan selama sembilan menit tambahan waktu untuk memastikan kemenangan dan tiket ke babak 32 besar, memperkuat reputasi mereka sebagai kuda hitam Piala Dunia kali ini.
Kemenangan ini membuat laga Norwegia melawan Prancis pada Kamis mendatang tak lagi menentukan, karena kedua tim sudah memastikan tempat di babak berikutnya. Sementara itu, Senegal wajib menang atas Irak di pertandingan terakhir jika ingin tetap bertahan di turnamen ini.