SURYA.CO.ID JOMBANG - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus antarkota dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (23/6/2026) dini hari.
Akibat insiden tersebut, seorang pengendara motor mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB itu sempat menarik perhatian warga sekitar. Benturan melibatkan sepeda motor Suzuki Shogun bernomor polisi S-2472-OCC dengan Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W-7568-UP yang sama-sama melaju di ruas jalan tersebut saat kondisi lalu lintas relatif lengang.
Korban luka diketahui bernama M. Wahab (49), warga Desa Mojongapit, Kabupaten Jombang. Setelah kejadian, korban segera dievakuasi ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: Kronologi Bus Tabrak Gerbang Tol Waru Utama Hingga Terguling
Sementara itu, sopir bus, Zamroni Kurniadi (29), warga Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera.
Petugas Satlantas Polres Jombang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi yang berada di sekitar lokasi untuk mengungkap kronologi pasti kecelakaan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kami masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan saksi dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Satu orang pengendara sepeda motor mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan medis," ucap Ipda Siswanto.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas, kedua kendaraan diketahui melaju searah dari timur menuju barat sebelum akhirnya terjadi benturan.
Baca juga: Nasib Mujur Sri Wahyuni Guru di Magetan Usai Nekat Adang Bus Sugeng Rahayu Mau Terobos Lampu Merah
Ipda Siswanto juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari ketika kondisi jalan cenderung sepi dan tingkat kewaspadaan pengemudi berpotensi menurun.
"Pengguna jalan harus tetap memastikan kondisi tubuh tetap fit, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta berkendara sesuai batas kecepatan guna meminimalkan risiko kecelakaan," pungkasnya