BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti Aula Bhayangkara Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa, (23/06/2026).
Puluhan murid Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 07 dan 08 resmi dilepas setelah menuntaskan pendidikan taman kanak-kanak tahun ajaran 2025–2026.
Acara yang digelar Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Tengah itu tak hanya menjadi momen perpisahan bagi anak-anak dan guru, tetapi juga panggung bagi para siswa menampilkan kreativitas hasil pembelajaran selama di sekolah.
Sejak awal kegiatan, para orang tua tampak antusias mendampingi putra-putrinya. Berbagai penampilan seni mulai dari paduan suara hingga pertunjukan anak-anak sukses menghidupkan suasana dan mengundang tepuk tangan para tamu undangan.
Baca juga: Kebakaran Dini Hari di Desa Ayuang HST, Hanguskan Satu Rumah Warga
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Jupri JHP Tampubolon, selaku Penasehat Yayasan TK Kemala Bhayangkari 07 dan 08, Ketua Bhayangkari Cabang HST Ny. Mei selaku Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari, pejabat utama Polres HST, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten HST, Tim Penggerak PKK, Bunda PAUD, orang tua murid serta para undangan lainnya.
Momen paling berkesan terjadi saat penyerahan ijazah secara simbolis kepada murid Kelompok B.
Sejumlah orang tua tampak mengabadikan detik-detik tersebut melalui telepon genggam, sementara anak-anak terlihat semringah menerima tanda kelulusan mereka.
Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan, kelulusan tersebut menjadi awal perjalanan pendidikan yang lebih panjang bagi anak-anak.
"Ini merupakan langkah awal dalam perjalanan pendidikan yang panjang untuk meraih masa depan yang gemilang. Teruslah belajar, berbakti kepada orang tua, menghormati guru dan menjadi anak yang disiplin serta berakhlak baik," ujarnya.
Baca juga: Reaksi Anggota DPRD Kalsel Pasca Kasus Pelajar di Batang Alai Selatan HST Lempar Menu MBG
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada TK Kemala Bhayangkari.
Menurutnya, sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter dan berprestasi.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sesi foto dan hiburan yang semakin mempererat suasana kekeluargaan antara pihak sekolah, guru, orang tua dan para siswa. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)