Aljazair Singkirkan Debutan Yordania dari Piala Dunia lewat Gol Dramatis Amine Gouiri di Menit Akhir
Rina Kusumawati June 23, 2026 06:08 PM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


Aljazair menyingkirkan tim debutan Yordania dari Piala Dunia setelah Amine Gouiri mencetak gol penentu di menit-menit akhir.


Amine Gouiri menjadi pahlawan Aljazair setelah mencetak gol telat yang membawa timnya bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1 atas Yordania dalam laga penting Grup J di San Francisco. Tim berjuluk "Sang Pejuang Gurun" itu bangkit setelah tampil mengecewakan di babak pertama dan membalikkan keadaan lewat dua gol dari situasi bola mati. Kekalahan ini memastikan Yordania tersingkir dari turnamen dalam penampilan perdana mereka di Piala Dunia.


Awal impian Yordania dipatahkan oleh kebangkitan Aljazair


Yordania memulai pertandingan dengan berani dan hampir mencetak gol di menit pertama ketika sundulan Nizar Al Rashdan melenceng tipis dari gawang. Aljazair menguasai bola hampir sepanjang babak pertama, dengan Riyad Mahrez menjadi motor serangan, namun penjaga gawang Yazeed Abulaila beberapa kali menggagalkan peluang tim Afrika Utara tersebut.


Meskipun lebih banyak bertahan, Yordania justru membuka skor pada menit ke-36. Ramiz Zerrouki kehilangan bola di area berbahaya dan Al Rashdan memanfaatkan kesalahan itu dengan penyelesaian gemilang menggunakan sisi luar kaki kanannya.


Kebangkitan dimulai


Aljazair tampil lebih baik setelah jeda berkat pergantian pemain yang dilakukan Vladimir Petkovic. Nadhir Benbouali menyamakan kedudukan pada menit ke-69 lewat sundulan keras memanfaatkan umpan sudut yang dikirim Mahrez. Sepuluh menit menjelang akhir laga, situasi sepak pojok kembali menciptakan kekacauan di area pertahanan Yordania, dan Gouiri menjadi yang paling cepat bereaksi untuk menyontek bola dari jarak dekat dan memastikan kemenangan. Gol tersebut membawa Aljazair menang 2-1 atas Yordania.


Bola mati menjaga harapan Aljazair tetap hidup


Kemenangan ini membuat Aljazair tetap menjaga peluang lolos dari Grup J. Meski mendominasi penguasaan bola sepanjang laga, mereka harus mengandalkan dua gol dari bola mati untuk menaklukkan lawan yang tangguh.


Bagi Yordania, hasil ini mengakhiri peluang mereka melangkah ke babak berikutnya. Namun, tim debutan tersebut kembali menunjukkan organisasi, disiplin, dan ketangguhan menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Performa mereka tetap patut diapresiasi meski harus tersingkir tanpa meraih poin dalam dua laga pertama.


Penentuan di Grup J


Aljazair akan menghadapi pertandingan terakhir grup melawan Austria dengan kesadaran bahwa hasilnya akan sangat menentukan peluang mereka lolos ke babak berikutnya. Tim asuhan Petkovic menunjukkan karakter kuat untuk bangkit dari tekanan, tetapi mereka harus tampil lebih tajam di laga penentuan tersebut.


Perjalanan Yordania di Piala Dunia akan berakhir dengan laga melawan juara grup Argentina di Dallas. Meskipun kampanye mereka berakhir di fase grup, pengalaman ini menjadi tonggak penting bagi negara tersebut dalam penampilan perdananya di ajang bergengsi ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.