Perjalanan luar biasa Tanjung Verde di Piala Dunia FIFA 2026 menjadi salah satu kisah terbesar turnamen ini. Banyak penggemar sepak bola sebelumnya memperkirakan tim-tim besar tradisional akan mendominasi pemberitaan, namun negara asal Afrika tersebut justru muncul sebagai kuda hitam yang mengejutkan. Penampilan mereka berhasil menarik perhatian dunia dan menginspirasi para pendukung di berbagai penjuru.
Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian adalah kiper veteran mereka, Vozinha. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu memulai turnamen dengan kurang dari 100.000 pengikut di Instagram. Namun, popularitasnya melonjak drastis setelah penampilan gemilang Tanjung Verde di panggung dunia. Dalam hitungan hari, jumlah pengikutnya meningkat tajam, menjadikannya salah satu pemain yang paling banyak dibicarakan selama turnamen.
Popularitas Vozinha mencapai puncak baru setelah penampilannya di Piala Dunia FIFA 2026. Kenaikan pesatnya di media sosial sama mengesankannya dengan performanya di lapangan. Setelah pertandingan pembuka Tanjung Verde melawan Spanyol, akun Instagramnya memperoleh jutaan pengikut tambahan dalam waktu singkat. Ia dengan cepat melampaui angka satu juta pengikut dan terus menarik perhatian para penggemar sepak bola dari seluruh dunia.
Jumlah pengikutnya kemudian melampaui beberapa bintang sepak bola terkenal. Laporan menyebutkan bahwa ia bahkan menyalip kiper Jerman, Manuel Neuer, yang selama ini menjadi salah satu penjaga gawang dengan jumlah pengikut terbanyak di Instagram. Popularitas Vozinha tidak berhenti di situ; kini dilaporkan ia juga telah melampaui legenda NFL yang sudah pensiun, Tom Brady.
Brady saat ini memiliki sekitar 15,4 juta pengikut di Instagram. Sementara akun Vozinha telah meningkat hingga kira-kira 15,6 juta pengikut, menempatkannya di atas ikon olahraga asal Amerika Serikat tersebut. Pencapaian ini menegaskan besarnya perhatian yang dihasilkan oleh perjalanan Tanjung Verde di Piala Dunia serta penampilan gemilang sang kiper.
Momen terbesar bagi Vozinha di turnamen ini terjadi pada laga pembuka Tanjung Verde melawan Spanyol. Hanya sedikit yang memperkirakan bahwa tim asal Afrika itu mampu bersaing dengan juara Eropa bertahan tersebut. Namun, Tanjung Verde tampil disiplin dan berhasil meraih hasil imbang bersejarah 0-0.
Vozinha memainkan peran penting dalam menjaga hasil tersebut. Dengan pengalaman dan refleksnya, ia melakukan tujuh penyelamatan krusial dan berulang kali menggagalkan peluang pemain-pemain menyerang Spanyol. Usahanya menjaga gawang tetap aman membuatnya meraih penghargaan Man of the Match.
Tanjung Verde melanjutkan kampanye impresif mereka pada laga kedua melawan Uruguay. Pertandingan berakhir dengan skor 2-2. Meskipun Vozinha gagal mencatatkan nirbobol untuk kedua kalinya, rekan-rekannya tampil tajam di lini depan dan berhasil mengamankan satu poin berharga.
Negara Afrika tersebut kini berada di ambang sejarah. Kemenangan atas Arab Saudi akan memastikan langkah Tanjung Verde menuju babak gugur Piala Dunia FIFA. Mengingat tim ini memulai turnamen dengan menempati peringkat ke-67 dalam peringkat FIFA, mencapai babak 16 besar akan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola mereka.