Disdik Sumbar Tegaskan SPMB 2026 Bebas Jalur Orang Dalam, Semua Berbasis Sistem
Rahmadi June 23, 2026 06:46 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK tahun 2026 berjalan transparan dan bebas dari praktik titipan maupun jalur orang dalam.

Ketua SPMB SMA dan SMK Sumbar, Mahyan, menegaskan seluruh proses penerimaan dilakukan secara digital melalui sistem yang mengharuskan setiap calon peserta didik mengunggah dokumen sesuai jalur pendaftaran yang dipilih.

"Pendaftaran kita by system dan semuanya melalui aplikasi. Tidak ada jalur orang dalam karena setiap jalur memiliki syarat yang harus diverifikasi sistem," kata Mahyan saat diwawancarai TribunPadang.com di ruang kerjanya, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur mutasi wajib mengunggah dokumen perpindahan tugas orang tua.

Sementara peserta jalur afirmasi harus melampirkan dokumen yang membuktikan status penerima bantuan atau terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca juga: Dampak Efisiensi Global, Pemkab Dharmasraya Ajak PCNU Berkolaborasi Bangun Daerah

Begitu pula dengan jalur prestasi yang mengharuskan peserta mengunggah bukti prestasi, sedangkan jalur domisili mewajibkan dokumen Kartu Keluarga (KK).

"Kalau syaratnya tidak ada atau tidak sesuai, sistem langsung menolak. Jadi tidak bisa seseorang masuk hanya karena ada orang yang membantu dari dalam," ujarnya.

Selain mengandalkan sistem digital, Dinas Pendidikan Sumbar juga mewajibkan seluruh panitia SPMB menandatangani pakta integritas.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses penerimaan berjalan sesuai aturan dan terhindar dari intervensi pihak mana pun.

"Semua panitia sudah menandatangani fakta integritas. Mereka wajib menjalankan proses sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Baca juga: Update Harga TBS Kelapa Sawit Dharmasraya Hari Ini Selasa 23 Juni 2026: Tertinggi Rp 3.789 per Kg

Mahyan menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini dimulai sejak 22 Juni 2026.

Untuk jenjang SMA, penerimaan dibagi dalam tiga tahap, yakni jalur mutasi dan afirmasi pada tahap pertama, jalur prestasi pada tahap kedua, serta jalur domisili pada tahap ketiga.

Sementara untuk SMK, pendaftaran dilakukan dalam dua tahap.

Namun sekolah yang kuotanya telah terpenuhi pada tahap pertama tidak lagi membuka pendaftaran tahap kedua.

Pendaftaran SMA berlangsung hingga 8 Juli 2026, sedangkan SMK ditutup pada 11 Juli 2026.

Menurut Mahyan, selama beberapa tahun terakhir pelaksanaan penerimaan peserta didik di Sumbar berjalan relatif lancar tanpa kendala berarti pada sistem.

Baca juga: SPMB Padang 2026 Diawasi Ketat, DPRD Ingatkan Larangan Titip Siswa dan Kendala Sinyal

Hal itu karena infrastruktur server telah dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan akses dari masyarakat.

"Alhamdulillah beberapa tahun terakhir website kita tidak ada masalah. Sistemnya dibangun bersama Kominfo dan servernya juga disiapkan untuk mengantisipasi gangguan," katanya.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan sistem yang telah disediakan dan mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku.

"Yang terpenting masyarakat melengkapi dokumen dengan benar dan mengikuti prosedur yang ada. Sistem akan bekerja secara otomatis sesuai aturan," tutup Mahyan. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.