TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) resmi berencana merenovasi Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya yang akan dipersiapkan sebagai markas baru Adhyaksa FC. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng, Agus S. Djunaidy, mengungkapkan bahwa selain menetap di stadion kebanggaan masyarakat Palangka Raya tersebut, klub sepak bola ini juga akan mengalami perubahan nama resmi menjadi Adhyaksa FC Kalteng demi membawa gairah baru di kancah sepak bola profesional bumi Tambun Bungai.
Agus menyebut, penandatanganan kesepakatan bersama itu merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Kalteng dalam membangkitkan kembali gairah sepak bola di Bumi Tambun Bungai.
Baca juga: Musim Durian di Kalteng, Ahli Gizi Dinkes Kotim Ingatkan Batas Aman Konsumsi Demi Kesehatan
Menurutnya, langkah itu juga sejalan dengan visi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berkarakter melalui olahraga.
“Kehadiran Adhyaksa FC dengan Stadion Tuah Pahoe sebagai home base diharapkan tidak hanya memperkuat pembinaan atlet, pelatih, dan talenta muda daerah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ucapnya.
Kehadiran klub profesional di Kalteng, kata Agus, akan menggerakkan berbagai sektor pendukung seperti UMKM, perhotelan, transportasi, ekonomi kreatif, hingga pariwisata daerah.
“Melalui kolaborasi ini, olahraga tidak hanya dipandang sebagai sarana meraih prestasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga, memperkuat kebanggaan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Melalui kerja sama tersebut, Adhyaksa FC yang saat ini berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, berkomitmen menjadikan Kalteng sebagai kandang resmi klub mulai musim 2026/2027 dan seterusnya.
"Ya Tuah Pahoe dan pasti akan direnovasi," ujar Agus, Selasa (23/6/2026).
Kepastian kerja sama tersebut terjadi setelah pertemuan manajemen klub Adhyaksa FC dan Pemprov Kalteng, Senin (22/6/2026) malam.
Tak hanya menghadirkan tim senior, Adhyaksa FC juga akan membawa Elite Pro Academy (EPA) kelompok usia U-16, U-18, dan U-20 ke Kalimantan Tengah.
Kehadiran EPA diharapkan menjadi wadah pembinaan pemain muda daerah, untuk dapat bersaing di level nasional melalui kompetisi usia muda yang dikelola secara profesional oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Sebelumnya, Presiden Klub Adhyaksa FC, Eko Setyawan mengatakan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan yang telah dilakukan bersama Pemprov Kalteng sejak dua tahun lalu.
"Saya melihat Kaltengmerupakan provinsi besar yang membutuhkan kehadiran klub profesional agar pembinaan sepak bola akar rumput, memiliki tujuan dan jenjang yang jelas ke depannya," bebernya.
Menurutnya, EPA telah terbukti menjadi salah satu jalur pembinaan yang melahirkan banyak pemain profesional dan pemain tim nasional Indonesia.
Karena itu, lanjut Agus, keberadaan EPA Adhyaksa FC di Kalimantan Tengah diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak daerah untuk mengembangkan kemampuan dan meraih kesempatan tampil di level nasional.
Selain menghadirkan sepak bola profesional di Kalimantan Tengah, Eko yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2023-2027, menegaskan pihaknya siap memberikan masukan kepada Pemprov Kalteng terkait kebutuhan infrastruktur sepak bola di seluruh kabupaten dan kota.
"Harapannya, gairah sepak bola grassroot semakin berkembang dan melahirkan talenta-talenta terbaik dari daerah ini," kata dia.
Dirinya menyebut, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemajuan sepak bola di Kalteng.
"Terkait identitas klub, tentu akan menyesuaikan dengan daerah tempat kami berkandang. Tidak menutup kemungkinan nantinya menjadi Kalteng Football Club sebagai identitas sepak bola Kalteng," jelasnya.
Adhyaksa FC berharap kehadiran klub di Kaltenh mendapat dukungan penuh dari masyarakat, suporter, dan seluruh pemangku kepentingan agar bersama-sama membangun kebanggaan baru sepak bola Kalteng serta melahirkan prestasi di level nasional maupun internasional.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, menyambut baik kerja sama strategis antara Pemprov Kalteng dengan Adhyaksa FC.
Menurutnya, kehadiran klub profesional yang berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola daerah sekaligus membuka ruang pembinaan yang lebih terstruktur bagi generasi muda Kalteng.
"Ini bukan hanya tentang menghadirkan klub sepak bola profesional, tetapi juga tentang membangun ekosistem olahraga yang sehat, membina talenta-talenta muda daerah, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat Kalteng," ujar Agustiar.
Menurut Agustiar, Pemprov Kalteng siap memberikan dukungan terhadap pengembangan sepak bola di daerah, termasuk peningkatan sarana dan prasarana olahraga agar pembinaan dari tingkat akar rumput hingga profesional dapat berjalan secara berkesinambungan.
"Kami berharap seluruh masyarakat dan suporter di Kalteng dapat memberikan dukungan penuh sehingga sepak bola daerah ini semakin maju dan berprestasi," tandasnya.
Kota Palangkaraya, Ibu Kota Kalimantan Tengah, memiliki stadion sepak bola terlatak di Jalan Tjilik Riwut km 5, dulu bernama Stadion Tjilik Riwut.
Baca juga: Berlangsung Live Update Hasil Kamboja vs Indonesia Jelang Thailand Vs Australia Final Piala AFF U19
Stadion Tuah Pahoe memiliki kapasitas 5.000 penonton leboh.
Nama Kalteng Putra FC menggema di Stadion Tuah Pahoe. Saat ini pengelolaan stadion dilakukan oleh Kalteng Putra yang dulunya bernama Persepar.
Profil Adhyaksa FC
Sebelumnya dikenal sebagai Farmel FC adalah klub sepak bola profesional Indonesia yang dimiliki dan dinaungi oleh Kejaksaan Republik Indonesia.
Bermarkas di Banten International Stadium, klub ini mencetak pencapaian luar biasa dengan promosi ke kasta tertinggi Liga Super Indonesia.
Nama Lengkap: Adhyaksa Football Club Banten
Julukan: Sang Jaksa
Tanggal Berdiri: 20 Januari 2020
Pemilik: Kejaksaan Republik IndonesiaKandang
(Homebase): Banten International Stadium (Kabupaten Serang)
Liga Saat Ini: Super League Indonesia (promosi dari Liga 2)
Presiden Klub: Didominasi oleh perwakilan korps kejaksaan, sementara manajer tim saat ini dijabat oleh Henry Arfianto
Pelatih Kepala: Ade Suhendra
Perjalanan dan Prestasi
Klub ini memulai perjalanan dari kompetisi amatir Liga 3 dan berhasil menjuarai Liga 3 Nasional pada musim 2023/2024.
Setelah sukses promosi dan berkompetisi di Liga 2 pada musim 2024/2025 di bawah arahan pelatih Ade Suhendra, Adhyaksa FC sukses menembus papan atas dan memastikan tiket promosi ke Liga Super Indonesia untuk musim depan.
Maskot dan Filosofi
Maskot resmi klub adalah burung Rajawali, yang diambil untuk merepresentasikan nilai-nilai doktrin Tri Krama Adhyaksa (Satya, Adhi, Wicaksana) yang dipegang teguh oleh Korps Kejaksaan:
Satya (Kesetiaan): Dilambangkan dengan sifat rajawali yang setia dan jujur.
Adhi (Keberanian): Keberanian menghadapi rintangan.
Wicaksana (Keadilan/Kebijaksanaan): Penglihatan yang tajam dan teliti. (Tribunkalteng.com)