Resmikan Puskesmas Menteng, Wali Kota Fairid Naparin Pastikan Layanan UGD 24 Jam
Pangkan Banama Putra Bangel June 23, 2026 06:50 PM

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya meresmikan Gedung UPTD Puskesmas Menteng beserta tiga Puskesmas Pembantu (Pustu), yakni Pustu Pondok Cahaya Mas, Pustu Bukit Raya, dan Pustu Takaras, Selasa (23/6/2026).

Peresmian dilakukan di tengah tingginya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Menteng yang menjadi salah satu kawasan padat penduduk di Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan, peningkatan fasilitas kesehatan dilakukan untuk menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca juga: Portugal Vs Uzbekistan, Komentator Sepak Bola di Kalteng: Kans Ronaldo CS Bungkam Kritik di WC 2026

Baca juga: Ramai di Medsos, Wali Kota Palangka Raya Fairid Buka Suara soal Kontrak Publikasi Rp500 Juta

Baca juga: Jam Tayang TVRI Jadwal Portugal Vs Uzbekistan, Bangkitnya Cristiano Ronaldo dkk

Menurutnya, Puskesmas Menteng memiliki beban pelayanan yang cukup tinggi.

Dari data yang diterimanya, jumlah resep yang dikeluarkan fasilitas kesehatan tersebut hampir mencapai 90 lembar per hari.

"Kalau resep saja hampir 90 per hari, berarti jumlah kunjungan pasien bisa mencapai ratusan orang setiap harinya. Artinya kebutuhan pelayanan di sini cukup tinggi," kata Fairid.

Karena itu, pemerintah kota menilai peningkatan sarana dan prasarana kesehatan perlu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Selain gedung yang lebih representatif, Puskesmas Menteng juga akan dilengkapi layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, layanan persalinan, serta sejumlah layanan kesehatan dasar lainnya.

"Di sini nantinya tersedia layanan UGD 24 jam, layanan persalinan dan layanan kesehatan lainnya," ujarnya.

Fairid menjelaskan, kehadiran layanan UGD selama 24 jam menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat tanpa harus selalu bergantung pada rumah sakit.

Ke depan, Pemkot Palangka Raya juga berencana meningkatkan layanan serupa di sejumlah puskesmas lainnya, seperti Puskesmas Kayon, Rakumpit, dan Panarung.

"Kami ingin beberapa puskesmas di Kota Palangka Raya paling tidak memiliki layanan UGD 24 jam sehingga bisa menjadi fasilitas rujukan dengan standar pelayanan yang baik," katanya.

Lebih lanjut, terkait pelayanan dan fasilitas pendukung yang masih perlu dibenahi, Fairid menyebut akan segera dievaluasi oleh pengelola puskesmas.

"Tidak hanya soal listrik, tetapi seluruh kendala pelayanan harus segera dievaluasi dan ditindaklanjuti," tegasnya.

Menurut Fairid, peningkatan fasilitas kesehatan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, nyaman, dan berkualitas.

"Pelayanan harus benar-benar maksimal. Kalau ada permasalahan harus segera dievaluasi dan ditindaklanjuti," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.