BATAM, TRIBUNBATAM.id - Lagi, insiden kapal karam terjadi di jalur perairan internasional, Selat Malaka.
Kapal kargo kayu dengan lumbung KM Batam Indah 9 berukuran GT. 171 berbendera Indonesia dilaporkan karam di perairan Trafic Separation Scheme (TSS) Selat Singapura dan Selat Malaysia, Selasa (23/6/2026).
Kapal itu mengangkut beragam jenis barang. Posisi karam di titik kordinat 9 01 12.153 N/ 103 52.804 E. Kapal diawaki sembilan anak buah kapal (ABK).
Kejadian itu dibenarkan Kepala KSOP Khusus Batam melalui kapten kapal patroli negara (KNP) 376 Dony.
Ia mengatakan, tim gabungan telah turun melakukan penyelamatan terhadap para ABK.
"Dilaporkan satu kapal kargo KM Batam Indah 9 karam di perairan TSS, sembilan ABK berhasil dievakuasi dengan selamat. Kondisi kapal karam," ujarnya.
Sementara ini, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kapal karam. Menurutnya, patroli KNP 376 bersama tim dari kapal KAL Mapur masih fokus melakukan penyelamatan. Para korban telah dievakuasi ke Markas Kodaeral IV di Batam.
"Informasi sementara, seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dan tidak terdapat korban jiwa. Penyebab pasti kejadian masih dalam proses pendalaman oleh pihak yang berwenang," tuturnya.
Adapun sembilan ABK yang menumpangi kapal karam dan berhasil diselamatkan, di antaranya :
1. Adenan sebagai nakhoda
2. Dedi Santoso
3. Zulkipli
4. Andre Sahputra
5. Lukman
6. Azwar
7. Nurdin
8. Prinando
9. Sumantri. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)