TRIBUNNEWS.COM – Pemadaman listrik dapat terjadi sewaktu-waktu, baik karena gangguan jaringan, cuaca ekstrem, perawatan sistem kelistrikan, maupun faktor lainnya.
Saat listrik padam, berbagai aktivitas rumah tangga bisa terganggu.
Gangguan akibat pemadaman listrik ini beragam, mulai dari penerangan, komunikasi, hingga penyimpanan makanan.
Agar tetap siap menghadapi situasi tersebut, ada beberapa barang yang sebaiknya disediakan di rumah sebagai perlengkapan darurat.
Mengutip dari swlp.com, ketika pemadaman listrik, Anda perlu menyiapkan barang-barang alternatif yang bisa membantu agar aktivitas tetap berjalan aman.
Baca juga: Listrik Sering Dipadamkan PLN: Warga Kecewa, Industri Terhambat, Pedagang Rugi, Investor Was-was
Berikut Tribunnews rangkum berbagai tips yang cocok untuk mengatasi pemadaman listrik bergilir:
1. Lampu Darurat atau Lampu LED Isi Ulang
Lampu darurat menjadi perlengkapan utama yang perlu disiapkan.
Lampu LED isi ulang lebih aman digunakan karena tidak menimbulkan risiko kebakaran.
Pilih lampu darurat yang memiliki daya tahan baterai cukup lama sehingga dapat digunakan selama beberapa jam saat listrik padam.
2. Senter dan Baterai Cadangan
Senter sangat berguna untuk mencari barang di tempat gelap atau saat harus berpindah ruangan pada malam hari.
Pastikan senter selalu dalam kondisi siap pakai dan simpan beberapa baterai cadangan agar dapat digunakan kapan saja.
3. Power Bank
Di era digital, ponsel menjadi alat komunikasi yang sangat penting.
Maka dari itu power bank wajib tersedia untuk menjaga daya baterai ponsel tetap terisi selama pemadaman listrik.
Pilih power bank dengan kapasitas besar agar dapat digunakan untuk mengisi daya lebih dari satu perangkat.
4. Radio Portable
Radio portable berbaterai dapat menjadi sumber informasi saat terjadi gangguan listrik dalam waktu lama.
Melalui radio, masyarakat tetap bisa memperoleh informasi cuaca, kondisi darurat, atau pengumuman penting dari pemerintah dan pihak terkait.
Baca juga: Analis: Permintaan Minyak China Mungkin Tak Akan Pulih Sepenuhnya, Kendaraan Listrik Jadi Pemicu
5. Lilin dan Korek Api
Meskipun lampu darurat lebih direkomendasikan, lilin tetap bisa menjadi alternatif penerangan saat kondisi mendesak.
Tetapi, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati dan ditempatkan jauh dari benda yang mudah terbakar.
6. Air Bersih
Pada beberapa kondisi, pemadaman listrik dapat memengaruhi pasokan air, terutama bagi rumah yang menggunakan pompa listrik.
Karena itu, sebaiknya selalu tersedia cadangan air bersih untuk kebutuhan minum, memasak, dan kebersihan.
7. Makanan Siap Santap
Sediakan makanan yang tidak memerlukan proses memasak, seperti biskuit, roti, susu UHT, makanan kaleng, atau makanan instan yang mudah disajikan.
Persediaan ini sangat membantu jika pemadaman listrik berlangsung cukup lama.
8. Kipas Tangan atau Kipas Bertenaga Baterai
Saat listrik padam pada siang hari, suhu ruangan biasanya terasa lebih panas.
Kipas tangan atau kipas isi ulang dapat menjadi solusi untuk menjaga kenyamanan.
9. Kotak P3K
Perlengkapan pertolongan pertama penting tersedia untuk mengantisipasi kejadian darurat, seperti luka ringan atau kecelakaan kecil yang mungkin terjadi saat kondisi gelap.
Isi kotak P3K dapat berupa plester, kasa steril, antiseptik, obat demam, dan perlengkapan dasar lainnya.
10. Genset atau Pembangkit Listrik Portable
Bagi yang memiliki kebutuhan listrik lebih besar, seperti usaha rumahan atau peralatan medis tertentu, genset dapat menjadi solusi cadangan.
Tetapi, penggunaan genset harus memperhatikan aspek keamanan dan ditempatkan di area yang memiliki sirkulasi udara baik.
Baca juga: Bahlil Ungkap 3 Biang Kerok Gangguan Listrik, PLTG hingga Batu Bara Jadi Sorotan
Dengan menyiapkan berbagai barang penting tersebut, dampak pemadaman listrik dapat diminimalkan sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan lebih aman dan nyaman.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)