TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng sukses menggelar puncak perayaan Dies Natalis ke-23, Senin (22/6/2026), di GUT Lantai 5.
Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menguatkan Pengabdian: 23 Tahun PGSD Menginspirasi Generasi”, kegiatan ini dihadiri dosen, tenaga kependidikan (tendik) serta perwakilan mahasiswa dari setiap kelas.
Rangkaian acara diawali dengan misa syukur, dilanjutkan pelantikan pengurus baru Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGSD periode 2026/2027, sambutan, serta prosesi pemotongan kue sebagai simbol rasa syukur.
Ketua Program Studi PGSD, Dr. Maria Senisum, S.Si., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan 23 tahun PGSD merupakan proses panjang yang penuh dinamika, tantangan dan capaian.
Baca juga: Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng Literasi Digital kebutuhan Tapi Harus Hindari Hoaks
Ia menegaskan bahwa PGSD telah menjadi ruang belajar sekaligus tempat pengabdian bagi calon pendidik sekolah dasar.
“Tema tahun ini mengandung makna mendalam. Merajut kebersamaan berarti memperkuat persatuan antara dosen, mahasiswa, alumni, dan seluruh pemangku kepentingan. Kebersamaan adalah fondasi kekuatan program studi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengabdian sebagai bagian utama dalam dunia pendidikan.
“PGSD tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan nilai. Kami berharap lulusan PGSD menjadi guru yang profesional, berintegritas dan berjiwa pengabdi,” tambahnya.
Menurutnya, capaian selama 23 tahun, termasuk berbagai prestasi, inovasi pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat, menjadi bukti kontribusi nyata PGSD dalam dunia pendidikan.
Di tengah perkembangan era digital dan globalisasi, ia mengingatkan pentingnya adaptasi dan inovasi dalam proses pembelajaran.
“PGSD harus terus meningkatkan kualitas, memperkuat kurikulum dan membangun kolaborasi agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman,” tegasnya.
Sebelum puncak acara, Dies Natalis PGSD juga diramaikan dengan berbagai lomba, seperti media pembelajaran, pidato, cerdas cermat, debat, micro teaching, serta olahraga seperti bola voli putra, sepak bola putri, dan pentas seni caci.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba, penyerahan hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa, serta sesi foto bersama. Suasana penuh antusias terlihat dari partisipasi mahasiswa dan dosen hingga akhir kegiatan.