POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berusaha meningkatkan realisasi target program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim, Dianita Fitriani mengonfirmasi bahwa angka capaian program PKG di Beltim saat ini masih berada di kisaran 24 persen.
Angka tersebut dinilai masih kurang dan butuh dorongan agar memenuhi target akhir tahun yang telah ditetapkan.
"Yang dilakukan hari ini adalah membangun dan memperkuat kolaborasi, supaya seluruh unsur dan stakeholder strategis dapat membantu tim kesehatan dalam meningkatkan capaian PKG," ujar Dianita dalam pertemuan lintas sektor di Rumah Makan Fega Manggar, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Selasa (23/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Belitung Timur.
Dianita melanjutkan bahwa para tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas sebenarnya sudah sangat aktif. Hanya saja, antusiasme masyarakat terhadap program screening kesehatan ini diakuinya masih belum berjalan.
"Sebetulnya tim kesehatan sudah melaksanakan berbagai upaya, tetapi ternyata belum semua masyarakat merasa membutuhkan program ini," katanya.
Dianita mengatakan kendala utama yang kerap dihadapi oleh petugas di lapangan adalah masalah partisipasi target sasaran. Walaupun edukasi berkali-kali dilakukan, warga yang menjadi sasaran utama justru sering kali absen saat agenda pemeriksaan.
"Kendalanya adalah sasaran yang diharapkan datang justru tidak hadir. Yang datang biasanya masyarakat yang memang sudah rutin melakukan pemeriksaan kesehatan," ungkapnya.
Akhirnya, Dinkes Beltim berkomitmen untuk melakukan strategi jemput bola melalui pelayanan langsung ke pemukiman warga. Strategi ini sebenarnya sudah diuji coba sejak tahun lalu dan akan disempurnakan pada periode berjalan ini.
"Upaya jemput bola sudah kami lakukan sejak tahun lalu. Tim turun langsung ke lapangan, tetapi harus disiapkan dengan baik mulai dari sosialisasi, pelaksanaan hingga penginputan data agar capaian dapat tercatat," ucap Dianita.
Dianita juga menambahkan bahwa sejumlah puskesmas di Beltim sudah melahirkan berbagai inovasi taktis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Inovasi tersebut mulai dari membuka gerai pemeriksaan di pasar-pasar, memanfaatkan kegiatan sosial, hingga membuka layanan pascasalat Jumat.
Dalam pelaksanaannya, sasaran program PKG ini dirancang mulai dari usia sekolah, remaja, usia produktif dewasa, hingga kelompok lanjut usia (lansia). Adapun rangkaian tes kesehatan yang diberikan meliputi deteksi dini faktor risiko penyakit, cek status gizi, tekanan darah, kesehatan mata, hingga skrining penyakit tidak menular (PTM).
Di waktu yang sama, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten atau Afa menjelaskan bahwa Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) termasuk dalam program prioritas nasional.
Menurut Afa, deteksi dini melalui program ini sangat penting agar masyarakat yang sekiranya mengidap penyakit tertentu bisa segera mendapatkan penanganan sebelum kondisi memburuk.
"PKG merupakan program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang lebih merata dan memperluas akses bagi seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lanjut usia," ungkap Afa.
Afa memaparkan, per tanggal 16 Juni 2026, angka capaian PKG di Kabupaten Belitung Timur secara sudah menyentuh 23,87 persen. Sebuah angka yang tentunya membutuhkan komitmen kerja bersama sebagai tantangan baru pemerintah daerah.
"Capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.
Afa menginstruksikan kepada seluruh unsur yang terlibat, khususnya Tim PKG Beltim, agar tidak mengendurkan ritme dan gencar melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat desa.
Afa menaruh harapan besar agar evaluasi ini bisa melahirkan formula baru yang jauh lebih efektif dan berdampak langsung pada perluasan cakupan penerima manfaat.
"Melalui evaluasi ini, saya berharap kita dapat menyamakan langkah, memperkuat komitmen, serta menyusun strategi yang lebih efektif agar pelaksanaan PKG di Beltim berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat," tutupnya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)