Daftar 6 Kasus Pembunuhan yang Ditangani Polresta Manado Sejak Awal 2026, Pelaku Ditindak Tegas
Alpen Martinus June 23, 2026 08:49 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manado menangani sedikitnya enam kasus pembunuhan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dalam beberapa bulan terakhir.

Selain kasus pembunuhan, ada juga kasus penganiayaan yang terjadi sampai korbannya hampir meninggal dunia.

Bahkan kasus penganiayaan terjadi di tempat umum dan pada siang hari.

Baca juga: Identitas Pelaku Pembunuhan di Tikala Baru Manado, Ditangkap di Paal Dua

Kasus-kasus tersebut berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polresta Manado bersama polsek jajaran melalui serangkaian penyelidikan dan penyidikan yang intensif.

Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto menegaskan pihaknya berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang menghilangkan nyawa orang lain.

“Kami akan bertindak profesional dan tegas terhadap setiap pelaku kejahatan, khususnya kasus yang mengakibatkan korban meninggal dunia maupun penganiayaan berat. Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan di wilayah hukum Polresta Manado,” tegasnya, saat ditemui Wartawan Tribun Manado, Com, Selasa (23/6/2026).

Berikut daftar 6 pembunuhan yang berhasil ditangani dan diungkap Polresta Manado:

1.Penikaman Terjadi Lagi di Manado Sulut, Seorang Pria Tewas Ditikam, Ada 2 Pelaku

Kasus penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) atau penikaman yang berujung maut kembali terjadi Teling Atas di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). 

Seorang pria bernama Eka tewas setelah mengalami luka tikaman dalam sebuah insiden yang terjadi pada, Kamis (18/6/2026).

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto. 

“Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit,” tutur Kasat saat ditemui Tribun Manado. 

Menurutnya, kedua pelaku berinisial MS dan DS saat telah diamankan di Polresta Manado untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sudah ditangkap untuk diperiksa lebih lanjut,” tuturnya.

2.Penganiayaan Berujung Maut Kembali Terjadi di Manado, Korban Dikeroyok

Polresta Manado bergerak cepat mengamankan dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Kasus penganiayaan ini mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di Kelurahan Tikala Kumaraka, Lingkungan V, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sabtu (13/6/2026).

Sesaat setelah menerima laporan masyarakat, Kapolsek Wenang AKP Dr. H. Ronald Varit Sabaja bersama personel piket langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan TKP.

Korban berinisial Z.R.M. (24) ditemukan mengalami luka akibat senjata tajam dan meninggal dunia.

Dua pelaku masing-masing berinisial JM alias Joshua (19) dan MD alias Marcelino nekat menganiaya korban hingga tewas karena dilatarbelakangi rasa sakit hati dan dendam pribadi yang telah lama dipendam.

3.Penikaman di Depan Jumbo Pasar Swalayan Manado, Korban Dibawa ke Rumah Sakit

Peristiwa penikaman terjadi di kawasan depan Jumbo Pasar Swalayan, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu (6/6/2026) sore.

Insiden tersebut menghebohkan warga dan pengendara yang melintas di lokasi kejadian.
Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto.

“Benar terjadi penikaman di depan Jumbo,” ujar Elwin saat dikonfirmasi via telepon oleh Tribun Manado.

Kedua pelaku penikaman berinisial BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23) telah menyerahkan diri ke Polresta Manado.

Sebelum menyerahkan kedua pelaku melakukan penikaman kepada Pheyy yang berujung meninggal dunia.

4.Penikaman di Terminal Karombasan Manado, Korban dan Pelaku Cekcok Gara-gara Dua Perempuan

Pelaku kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di lantai II Terminal Karombasan, area Pasar Pinasungkulan, Kelurahan Karombasan Utara Lingkungan III, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut, pada Minggu (24/5/2026), berhasil diungkapkan oleh Polsek Wanea - Polresta Manado.

Korban berinisial AK (31) meninggal dunia setelah mendapatkan luka tikam serius di bagian perut sebelah kiri.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Manado, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.54 Wita.

Sementara itu, pelaku berinisial VI (21) berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek Wanea sesaat setelah kejadian dan langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Wanea AKP Nolly Kinda didampingi Kasi Huma Polresta Manado IPTU Agus Haryono mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban bersama pelaku serta dua perempuan berinisial ML dan AP tengah mengonsumsi minuman keras di lokasi kejadian.

5.Penganiayaan Maut di Wori Terungkap, Pelaku dan Korban Ternyata Masih Keluarga

Polresta Manado berhasil membongkar kasus tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

‎Peristiwa ini terjadi di Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara,pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 00.00 WITA.

‎Adapun korban diketahui berinisial R.K. (30), warga Desa Lansa, yang meninggal dunia akibat ditikam oleh terduga pelaku pelaku berinisial R.K. (21).

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi berinisial A.L. (22) dan P.M. (20), kejadian bermula saat korban bersama saksi sedang mengonsumsi minuman keras.

‎Selanjutnya, datang seorang pria yang merupakan adik pelaku dan melakukan kekerasan terhadap korban hingga terjatuh.

‎Dalam kondisi tersebut, pelaku kemudian melakukan penikaman menggunakan senjata tajam ke arah bagian belakang tubuh korban yang mengakibatkan luka fatal.

‎“Korban sempat dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,” jelas Kapolresta, dalam keterangan pers diterima Tribun Manado, Com, Kamis (16/4/2026).

6. Kasus Kematian Godbless Solang di Mahakeret Manado, Pelaku dan Saksi Masih Diperiksa Polisi

Penyidik Polres Manado masih mendalami kasus kematian remaja Godbless Solang.

Godbless Solang ditemukan tewas di Lingkungan Satu Mahakeret, Kec. Wenang, Kota Manado, Sulut pada Selasa (20/1/2026).

Saat diidentifikasi, korban mengalami luka tusuk di bagian punggung kiri.

Hingga kini, salah satu saksi masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Manado, AKP Elwin Kristanto, mengungkapkan bahwa saat ini baik terduga pelaku maupun saksi masih dimintai keterangan dalam proses penyelidikan.

“Saat ini pelaku dan saksi masih kami periksa. Kami belum bisa menentukan peran masing-masing,” ujar AKP Elwin, Rabu (21/1/2026).

Hasil pemeriksaan sementara mengungkapkan terduga pelaku berinisial V.P, warga Kecamatan Pineleng.

VP ditangkap Tim Bravo Resmob Polres Manado di wilayah Munte, Kabupaten Minahasa Selatan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Polisi juga menyita barang bukti berupa satu senjata tajam jenis pisau penikam berbahan besi putih lengkap dengan sarung. (FER)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.