TRIBUNSTYLE.COM - Kota Sukabumi di Jawa Barat tidak hanya terkenal karena keindahan alamnya, tetapi juga memiliki beragam kuliner legendaris yang tetap eksis selama puluhan tahun.
Mulai dari hidangan sarapan yang hangat hingga aneka jajanan yang biasa dinikmati pada malam hari, kota ini menawarkan banyak pilihan kuliner yang menggugah selera.
Tak heran jika sejumlah tempat makan tersebut selalu menjadi tujuan favorit masyarakat setempat maupun wisatawan yang berkunjung ke Sukabumi.
Baca juga: Pasar Johar Semarang Tak Hanya Bersejarah, Tersembunyi 5 Kuliner yang Jadi Favorit Warga Lokal
Berikut beberapa rekomendasi wisata kuliner legendaris di Sukabumi yang kerap diburu para pencinta kuliner.
Bubur Ayam Bunut berlokasi di Jalan Siliwangi, tak jauh dari Stasiun Sukabumi. Bubur ini dikenal dengan teksturnya yang sangat kental dan porsi yang melimpah.
Sajian bubur dilengkapi suwiran ayam, cakwe, kacang, serta kerupuk, menciptakan cita rasa gurih yang pas untuk menghangatkan perut.
Pengunjung juga bisa menambahkan topping seperti telur setengah matang atau ati ampela untuk memperkaya rasa.
Bubur Ayam Bunut tak hanya populer di kalangan warga lokal, tetapi juga menjadi incaran wisatawan.
Warung bubur ayam ini berlokasi di Jl. Siliwangi No.93, RT.01/RW.04, Cikole, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat
Harga: sekitar Rp 25.000 – Rp 50.000 per porsi
Jam operasional: 05.00 - 22.00 WIB
Tak jauh dari Bubur Ayam Bunut, terdapat Laksa Pak Idrus yang telah menjadi legenda kuliner Sukabumi.
Laksa Sukabumi di tempat ini memiliki ciri khas kuah tanpa santan, melainkan racikan bumbu rempah yang kental dan gurih.
Satu porsi laksa berisi ketupat, tahu, bihun, taoge, dan irisan ayam, disiram kuah laksa dengan rasa gurih, sedikit manis, dan aroma rempah yang kuat.
Lokasi: Jl. Pemuda No.76, Rw06, Kec. Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat
Harga: sekitar Rp15.000 – Rp25.000 per porsi
Jam operasional: sekitar pukul 07.00 – 21.30 WIB
Roti Priangan merupakan salah satu ikon kuliner Sukabumi yang telah ada sejak 1943. Pusat produksinya berada di Jl. Parigi, Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Hingga kini, Roti Priangan masih diproduksi menggunakan oven tradisional tanpa bahan pengawet, sehingga hanya bertahan sekitar satu hari.
Beragam varian tersedia, mulai dari roti tanduk, cokelat, kismis, nanas, keju, pisang cokelat, hingga gula susu.
Selain di toko pusat, roti ini juga dijual keliling menggunakan gerobak khas.
Harga: sekitar Rp5.000 – Rp15.000 per buah
Jam operasional: sekitar pukul 07.00 – 17.00 WIB
Bandros Atta menjadi favorit jajanan malam di Sukabumi. Bandros sendiri merupakan kue khas Jawa Barat berbahan tepung beras, kelapa parut, santan, dan daun suji, yang dimasak menggunakan cetakan di atas tungku arang.
Bandros Atta berjualan di emperan toko Jalan Gudang No. 4, Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Tekstur lembut dan aroma kelapa yang khas membuat jajanan ini selalu diburu pembeli.
Harga: sekitar Rp 5.000–Rp 10.000 per buah
Jam operasional: pukul 16.00 – 00.00 WIB
Mie Goreng Mang Udin telah ada sejak 1978 dan dikenal dengan porsi jumbo yang bisa disantap hingga tiga sampai empat orang.
Mie goreng ini memiliki cita rasa khas sehingga kerap disebut sebagai mie goreng khas Sukabumi.
Ciri uniknya terletak pada proses memasak, di mana potongan ayam berukuran besar ditumis hingga mengeluarkan api, menghasilkan aroma sangit yang menjadi karakter utama hidangan ini.
Lokasi: Kota Sukabumi
Harga: sekitar Rp 25.00 – Rp 50.000 per porsi jumbo
Jam operasional: sekitar pukul 16.00 – 23.00 WIB
Berdiri sejak 1967, Bakso Super H. Achmad Sudja’i berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda No. 3, Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Letaknya yang berada di pusat kota membuat warung bakso ini mudah dijangkau dan ramai dikunjungi.
Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari bakso super berukuran besar, mie bakso kecil, hingga yamie.
Harga: sekitar Rp 25.000 – Rp 50.000 per porsi
Jam operasional: sekitar pukul 08.00 – 21.00 WIB
(Kompas.com)