Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Junior 2026 di Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, KONI Pusat juga melepas Tim Nasional Boling Indonesia yang akan tampil pada Kejuaraan Dunia Boling Junior 2026 di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Dalam sambutannya, Marciano mengapresiasi konsistensi Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) dalam menjalankan pembinaan atlet melalui kompetisi berjenjang.

Menurutnya, kejuaraan nasional menjadi bagian penting dalam mencetak atlet-atlet yang mampu bersaing di level internasional.

"PBI secara konsisten menyelenggarakan Kejuaraan Nasional. Dari proses pembinaan tersebut, kita berharap lahir atlet-atlet yang mampu meraih prestasi pada single maupun multi-event internasional," ujar Marciano dalam keterangannya yang diterima pada Selasa (23/6).

Kejurnas Boling Junior 2026 diikuti oleh 70 atlet putra dan putri dari delapan provinsi, yakni Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan DKI Jakarta. Para peserta bersaing dalam tiga kategori usia, yaitu U-15, U-21, dan U-25.

Marciano juga menyampaikan apresiasi kepada klub-klub boling di seluruh Indonesia yang terus menjalankan program pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Selain itu, dia mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan kepada putra-putri mereka untuk berprestasi melalui olahraga.

Marciano menegaskan penghormatannya kepada para atlet yang telah menunjukkan dedikasi dan pengorbanan selama menjalani proses latihan demi mengharumkan nama bangsa.

Menurut Marciano, partisipasi Indonesia pada Kejuaraan Dunia Boling Junior tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi ajang untuk menunjukkan kualitas, karakter, dan daya saing bangsa Indonesia di tingkat global.

"Atlet-atlet yang kita lepas hari ini adalah Patriot Olahraga, pejuang di masa damai yang setiap tetes keringat dan perjuangannya dipersembahkan untuk Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB PBI Agus Muhammad Bahron berpesan agar para atlet fokus menampilkan kemampuan terbaik selama bertanding dan tidak semata-mata mengejar kemenangan.

"Yang terpenting, bermainlah dengan baik karena kalian membawa nama Indonesia di kancah internasional," kata Agus.

Dia menambahkan bahwa disiplin, kepercayaan diri, dan semangat juang merupakan faktor penting yang harus dimiliki atlet untuk meraih prestasi di level dunia.

Dukungan juga datang dari Komite Eksekutif KOI Jadi Rajagukguk. Dia menilai kejuaraan bukan hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga bagian dari proses pembinaan dan pembentukan karakter atlet masa depan Indonesia.

"Prestasi tidak lahir hanya dari kerja keras atlet semata, melainkan juga dari dukungan ekosistem organisasi cabang olahraga yang kuat dan berkelanjutan," ujar Jadi.

Melalui pelaksanaan Kejurnas Boling Junior 2026 dan keikutsertaan atlet Indonesia di Kejuaraan Dunia Boling Junior, diharapkan proses pembinaan olahraga boling nasional semakin kuat serta mampu melahirkan generasi atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.