TRIBUNBEKASI.COM, GAMBIR- Cek titik demo Jakarta yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat hari ini, Rabu (24/6/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan ada tiga demo yang digelar hari ini.
Artinya akan ada tiga titik yang berpotensi menyebabkan kemacetan di Jakarta Pusat.
Demo kali ini datang dar elemen mahasiswa dan LSM.
Demo digelar pagi dan siang mulai pukul 10.00 WIB dan 13.00 WIB.
Tribunners khususnya warga Karawang, Bekasi dan Kota Bekasi bisa yang hendak menuju Jakarta bisa memanfaatkan informasi ini untuk mengatur perjalanan agar mencapai tujuan tepat waktu.
Demo hari ini datang dari DPD LSM Pijar Keadilan Demokrasi di
Mereka akan menggelar aksi di depan Kantor Komisi Yudisial (KY), Jalan Kramat Raya, Senen.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB.
"Pukul 10.00 WIB aksi unjuk rasa dari DPD LSM Pijar Keadilan Demokrasi di depan Kantor Komisi Yudisial (KY), Jalan Kramat Raya, Senen.," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/6/2026).
Demo hari ini datang dari Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA).
Mereka akan menggelar aksi di Kementerian Kehutanan
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB.
Demo hari ini datang dari Aliansi Cipayung Jakarta Barat
Mereka akan menggelar aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di kawasan selatan Monas, Gambir.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 13.00 WIB.
Untuk mengamankan jalannya demonstrasi sebanyak 1.597 personel gabungan kepolisian dikerahkan untuk mengamankan aksi demo tersebut.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi berjalan tertib serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Erlin menjelaskan, pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi unjuk rasa.
Rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta jumlah massa yang hadir.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan sekitar lokasi unjuk rasa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata Iptu Erlyn.