Gagas Strategic Forum, Ketua Dewan Pakar IKA Unair AHY Dorong Rekomendasi Kebijakan Berbasis Akademi
Sudarma Adi June 24, 2026 10:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) terus mematangkan langkahnya untuk menjadi motor penggerak pembangunan bangsa.

Ketua Dewan Pakar IKA Unair, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong terciptanya sebuah wadah bertajuk strategic forum (forum strategis) guna merumuskan rekomendasi kebijakan yang produktif dan konstruktif bagi pemerintah daerah maupun pusat.

Gagasan strategis tersebut dipaparkan langsung oleh AHY saat memimpin Rapat Dewan Pakar IKA Unair yang berlangsung khidmat di Gedung Rektorat Kampus Unair, Surabaya, Selasa (23/6/2026) malam.

Agenda krusial ini tidak hanya mengumpulkan barisan civitas akademika dan para guru besar, melainkan juga dihadiri oleh sejumlah tokoh sentral nasional. Di antaranya tampak hadir Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA Unair Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, serta sederet kepala daerah dan pejabat publik alumnus kampus berlambang Garuda Mukti tersebut.

Baca juga: Sosok Azriel Hermansyah Wisuda S2 Bareng Anang dan Ashanty di Unair, Bahagia Lulus Bersama Orang Tua

"Kami memiliki komitmen besar untuk menyelenggarakan pertemuan atau dialog yang produktif dan konstruktif. Goal-nya adalah menyusun semacam draf rekomendasi terkait dengan kebijakan strategis yang bisa ditujukan langsung bagi jalannya pemerintahan di tingkat pusat maupun di daerah," ujar AHY selepas rapat.

Gandeng Generasi Muda dan Berbagai Pemangku Kepentingan

AHY, yang kini juga mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, menilai bahwa sumbangsih pemikiran dari ekosistem perguruan tinggi bernilai sangat mahal. Dewan Pakar IKA Unair dihuni oleh rumpun cendekiawan terkemuka dan profesor lintas disiplin ilmu yang kompeten di bidangnya.

Oleh karena itu, ke depan, strategic forum yang digagas tidak hanya akan berjalan statis secara internal, melainkan siap membuka diri terhadap dinamika publik.

"Kami ingin forum ini bergerak dinamis. Bukan hanya internal Dewan Pakar atau internal IKA Unair saja, tetapi ke depan kami juga bisa mengundang berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) termasuk melibatkan generasi muda, disesuaikan dengan isu-isu kontemporer yang sedang hangat menjadi perhatian publik," tambah Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

Sebagai informasi, hubungan AHY dengan kampus Unair terbilang sangat erat. Ia resmi menyandang gelar Doktor dari Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Unair pada Desember 2024 silam, sebelum akhirnya didaulat langsung oleh Khofifah Indar Parawansa untuk menakhodai posisi Ketua Dewan Pakar IKA Unair sejak Desember 2025.

Gunakan Dua Lensa: Kemajuan Kampus dan Sumbangsih Negara

Dalam jalannya rapat yang berlangsung dinamis selama lebih dari satu jam tersebut, putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini turut memaparkan visualisasi data komprehensif mengenai tantangan geopolitik dan ekonomi global yang sedang dihadapi Indonesia.

AHY menggarisbawahi bahwa untuk merealisasikan visi besar Indonesia Emas 2045, instrumen pemerintah tidak bisa berjalan sendirian tanpa ditopang oleh fondasi riset ilmiah dan gagasan akademis.

“Merupakan sebuah indikator yang sangat positif jika di dalam kampus-kampus manapun, dialektika pemikiran dan gagasan itu terus hidup. Ketika gagasan tersebut dikontribusikan secara nyata untuk kemaslahatan pemerintah dan negara, saya rasa hasilnya akan luar biasa baik,” urai AHY.

Menutup arahannya, AHY menekankan bahwa Forum Dewan Pakar IKA Unair akan terus konsisten berpijak menggunakan dua lensa utama secara seimbang, yakni lensa internal untuk mengawal mutu kemajuan internal kampus Unair, serta lensa eksternal demi mengabdi secara totalitas pada kemakmuran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.