Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kepala Badan Komunikasi (Bakom), Muhammad Qodiri.
Sang ayah tercinta, Almarhum Sulaiman Said bin Muhammad Said, telah meninggal dunia pada Rabu (24/6/2026).
Jasadnya dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Serab, Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok pada Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Ayah Kepala Bakom RI M Qodari Wafat, Deretan Menteri dan Tokoh Nasional Melayat ke Depok
Di tengah rasa duka yang mendalam, Qodiri mengenang sosok sang ayah sebagai pribadi yang sangat hangat, humoris, dan dekat dengan masyarakat.
Bagi Qodiri, almarhum bukan sekadar sosok orang tua, melainkan juga guru pertama dalam hidupnya.
Almarhum ayahnya adalah orang yang mengajarkannya membaca sekaligus mengaji sejak kecil.
"Pertama, beliau adalah guru saya belajar ngaji, guru juga belajar membaca. Beliau seorang ayah yang sangat perhatian, dan orangnya sangat humoris dan sangat gaul," kenang Qodiri.
Salah satu kebiasaan almarhum yang paling melekat di ingatan keluarga dan warga sekitar adalah sifatnya yang sangat membumi dan mudah bergaul.
Ke mana pun almarhum tinggal, sosoknya selalu dikenal baik oleh para tetangga karena konsistensinya dalam menjaga silaturahmi.
Setiap harinya, almarhum memiliki rutinitas yang membuatnya sangat dekat dengan lingkungan sekitar.
“Salat Subuh berjamaah di masjid atau musala. Jalan pagi di sekitar lingkungan rumah,” ungkapnya.
“Ayah juga suka duduk santai dan mengobrol dengan para tetangga yang ditemuinya,” sambungnya.
Ketika ditanya mengenai pesan atau wasiat khusus yang paling membekas, Qodiri mengungkapkan bahwa almarhum lebih banyak mendidik lewat tindakan nyata (teladan) ketimbang sekadar nasihat lisan.
Cara almarhum merangkul semua orang tanpa pandang bulu menjadi pelajaran hidup paling berharga yang kini mengalir dalam diri Qodiri.
"Mungkin bukan ajaran ya, lebih kepada contoh-contoh yang beliau berikan. Bagaimana tadi beliau sangat gaul, ketemu dengan berbagai macam kalangan, suka bercerita, suka berbagi pengalaman," ungkapnya.
Sifat supel dan gemar berbagi pengalaman itulah yang kemudian menurun langsung kepada Kepala Bakom tersebut.
"Saya rasa itu yang mungkin kemudian menurun pada saya. Saya juga suka berteman dari berbagai macam kelompok dan kalangan," pungkasnya. (m38)