BANGKAPOS.COM - Jepang dan Swedia akan mengkhiri pertandingan di Grup F Piala Dunia FIFA 2026 dengan saling berhadapan di Dallas Stadium, Arlington, Texas, AS, pada Jumat (26/6/2026).
Kick Jepang vs Swedia di stadion berkapasitas 94.000 penonton ini akan dimulai pada pukul 06.00 WIB.
Kedua tim sama-sama masih berpeluang lolos ke babak gugur (knock-out).
Pada hari dan waktu yang sama, dua tim lainnya di Grup F yakni Belanda akan menjajal Tunisia.
Klasemen sementara Grup F dipimpin Belanda dengan raihan 4 poin, sama dengan Jepang di urutan kedua (selisih gol).
Swedia siap-siap menyalip dari posisi ketiga dengan nilai poin 3. Sedangkan Tunis di posisi terakhir 0 poin.
Tersedia slot 32 tim di babak knockout.
Babak gugur ini merupakan format baru yang diperkenalkan FIFA menyusul perluasan turnamen menjadi 48 tim.
Dua tim teratas dari masing-masing 12 grup secara otomatis lolos ke babak gugur.
Selain itu, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga akan mendapatkan tiket ke fase 32 besar.
Jepang sudah 8 kali lolos ke Piala Dunia sejak tahun 1998.
Kali ini Sang Raksasa Asia mencoba untuk bisa lolos kali ketiga berturut-turut untuk mengamankan slot babak gugur.
Pencapaian terbaik Samurai Biru, julukan Timnas Jepang, di ajang Piala Dunia adalah menembus babak 16 besar.
Mereka berhasil lolos 16 besar sebanyak empat kali pada tahun 2002, 2010, 2018, dan 2022.
Meskipun memiliki rekor impresif dengan menaklukkan negara raksasa sepak bola, Jepang belum pernah melaju hingga babak perempat final.
Sedangkan Swedia sudah 13 kali mengecap ajang Piala Dunia sejak 1934 yang diselenggarakan di Italia.
Timnas Swedia adalah salah satu kekuatan Eropa.
Prestasi terbaik Blågult (Biru-Kuning), julukan Timnas Swedia, adalah menjadi runner-up saat menjadi tuan rumah pada tahun 1958.
Mereka juga pernah meraih posisi ketiga pada tahun 1950 dan 1994, serta menempati posisi keempat pada tahun 1938.
Swedia sudah empat kali lolos ke babak berikutnya dalam empat turnamen terakhir yang diikuti.
Swedia terakhir ikut Piala Dunia di Rusia 2018, sebelum kembali pada ajang kali ini.
Jepang tampil konsisten dalam dua laga awal Grup F, melawan Belanda imbang 2-2, lalu menang besar 4-0 atas Tunisia.
Sebelum menghancurkan Tunisia, Jepang telah diprediksi melanjuutkan tren positifnya di babak penyisihan grup.
Pelatih PS Pemkot Pangkalpinang Eriyanto mengatakan Jepang merupakan perwakilan Asia yang saat ini belum tergeserkan.
Jepang memiliki materi pemain yang berkualitas, tingkat disiplin yang luar biasa, dan kemampuan individu para pemainnya di atas rata-rata.
"Hampir semua pemain yang bermain di luar Jepang, memiliki peran penting di klub masing-masing. Ada Ayase Ueda yang bermain di Feyenoord, dan Takefusa Kubo di Real Socieadad. Pemain-pemain yang sangat punya peranan, dalam sepak bola Jepang saat ini," kata Eriyanto dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal 2026 pada Jumat (19/6/2026).
Karena itu, Eriyanto yakin Jepang dapat melanjutkan trend positif di ajang Piala Dunia yang ke-23 kalinya ini.
Menjelang putaran terakhir pertandingan babak penyisihan grup, pasukan Hajime Moriyasu adalah salah satu negara dengan performa terbaik di kompetisi ini.
Berada di posisi kedua Grup F dengan empat poin, Jepang diperkirakan akan finis di puncak grup jika mereka berhasil mengungguli hasil Belanda pada hari Jumat.
Pemain Feyenoord, Ayase Ueda sebagai ujung tombak serangan, telah mencetak dua gol dan memberikan satu assist untuk Jepang.
Sementara itu, Daichi Kamada kini telah mencetak dua gol di turnamen ini setelah hanya mencetak satu gol dalam 46 penampilan untuk Crystal Palace musim lalu.
Hasil imbang melawan Swedia sudah cukup untuk menjamin finis di dua posisi teratas bagi raksasa AFC tersebut.
Sedangkan Swedia menang telak 5-1 atas Tunisia lalu dibantai Belanda 1-5.
Setelah euforia kemenangan 5-1 atas Tunisia pada pertandingan pertama, Swedia melempem saat berhadapan dengan Belanda.
Pelatih Swedia, Graham Potter asal Inggris, menegaskan bahwa kekalahan telak 5-1 dari Belanda bisa terjadi ketika berhadapan langsung dengan tim-tim terbaik di kompetisi ini.
Menjelang laga krusial melawan Jepang di Stadion Dallas pada hari Jumat, Swedia berada di posisi ketiga klasemen Grup F dengan tiga poin, dan satu poin di Texas kemungkinan besar akan cukup untuk lolos ke babak gugur.
Setelah mencapai perempat final Piala Dunia 2018 tanpa bintang Swedia sejati, Blagult kini memiliki salah satu duet penyerang terbaik di turnamen ini, dengan Viktor Gyokeres dan Alexander Isak yang sejauh ini tampil apik.
Jepang dan Swedia telah bertemu empat kali di semua kompetisi.
Hasilnya, satu kemenangan untuk Swedia, satu kemenangan untuk Jepang, dan sisanya dua kali imbang.
Pertemuan terakhir Jepang versus Swedia pada 24 tahun silam di ajang persahabatan 25 Mei 2002 berakhir imbang 1-1.
Kala itu, Swedia menang tipis 1-0 atas Samurai Biru.
Kini setelah lama tidak bersua, kedua tim tentu saja sudah berbeda dan masing-masing telah mengalami banyak perubahan.
4 Pertemuan
5 Laga Terakhir
Jepang
Swedia
Pemain Kunci
Jepang
Swedia
*Statistik di Piala Dunia 2026 versi Whoscored
Prediksi Susunan Pemain
Jepang (4-3-3):
Zion Suzuki; Yukinari Sugawara, Ko Itakura, Hiroki Ito, Yuto Nagatomo; Wataru Endo, Ao Tanaka, Daichi Kamada; Takefusa Kubo, Ayase Ueda, Ritsu Doan.
Swedia (4-3-3):
Viktor Johansson; Daniel Svensson, Isak Hien, Victor Lindelof, Gabriel Gudmundsson; Yasin Ayari, Jesper Karlstrom, Mattias Svanberg; Anthony Elanga, Viktor Gyokeres, Alexander Isak.
Prediksi Skor Jepang vs Swedia
(Bangkapos.com)