TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Di tengah rutinitas tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, seorang anggota Brimob Sumatera Utara bersiap menjalani pertarungan berbeda.
Bukan patroli atau operasi pengamanan, melainkan pertarungan di atas matras internasional.
Bharada Rolling Stone Purba, personel Subbagbinlatops Bagops Satuan Brimob Polda Sumut, resmi dilepas untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia pada ajang Sambo Combat Asia Championships Philippines 2026 yang akan berlangsung di Filipina.
Pelepasan atlet berlangsung di Kantor KONI Sumatera Utara, Rabu (24/06/2026).
Momentum itu menjadi penanda perjalanan panjang seorang atlet yang berhasil menembus persaingan nasional hingga dipercaya mengenakan lambang Garuda di dada.
Bagi Sumatera Utara, keberangkatan Rolling Stone Purba bukan sekadar agenda olahraga. Ia menjadi representasi daerah yang membawa harapan untuk berbicara di level Asia.
Di tengah dominasi negara-negara kuat dalam cabang sambo, kehadiran atlet asal Sumut menjadi kebanggaan tersendiri.
Wakil Ketua KONI Sumatera Utara, Bambang K. Wahono, menyebut terpilihnya atlet Sumut dalam skuad nasional merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
Menurut dia, setiap atlet yang bertanding di arena internasional tidak hanya membawa nama pribadi, melainkan juga kehormatan daerah dan bangsa.
Pesan yang disampaikan sederhana namun sarat makna, bertanding dengan sportivitas, bekerja keras hingga detik terakhir, dan menjaga nama baik Indonesia.
Keberhasilan Rolling Stone Purba menembus tim nasional sekaligus memperlihatkan wajah lain personel Brimob.
Di balik tuntutan fisik dan disiplin yang melekat pada satuan elite kepolisian itu, terdapat ruang bagi prestasi dan pengembangan diri hingga level internasional.
Perjalanan menuju Filipina menjadi bukti bahwa disiplin yang dibangun dalam tugas kepolisian dapat bertransformasi menjadi modal untuk bersaing di panggung olahraga dunia. Dari Medan, langkah itu kini berlanjut ke Asia.
Di atas matras nanti, yang dipertaruhkan bukan hanya kemenangan.
Ada nama Sumatera Utara, ada Merah Putih, dan ada mimpi seorang putra daerah yang ingin membuktikan bahwa kerja keras mampu membawa seseorang melampaui batas-batas yang pernah dibayangkannya.(Jun-tribun-medan.com).