TRIBUNTRENDS.COM - Fakta baru terungkap dalam kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami Yuvita Tri Rezeki.
Selain diduga melakukan penyiksaan yang menyebabkan korban mengalami cacat fisik permanen, Taufik Hidayat juga disebut membuat tato pada sejumlah bagian tubuh Yuvita.
Tato tersebut terdapat di tangan hingga dada korban dan dikaitkan dengan identitas pelaku.
Temuan ini menambah panjang daftar dugaan kekerasan yang dialami Yuvita selama menjalin hubungan dengan Taufik.
Korban diketahui mengalami penderitaan berat setelah diduga disekap dalam kamar kos selama bertahun-tahun.
Akibat perlakuan tersebut, Yuvita mengalami luka serius di berbagai bagian tubuh. Luka di kepala yang dideritanya bahkan disebut mengalami infeksi hingga membutuhkan penanganan medis.
Selain itu, penglihatannya terganggu, hidungnya mengalami perubahan bentuk, dan terdapat sejumlah bekas luka akibat kekerasan.
Kondisi korban semakin memprihatinkan karena bibir bagian atasnya juga mengalami luka parah yang diduga disebabkan oleh tindakan pelaku.
Deretan luka fisik tersebut menjadi gambaran beratnya penderitaan yang dialami Yuvita dalam kasus yang kini menyita perhatian publik.
Baca juga: Taufik Hidayat Sering Curhat ke Mantan Bosnya, Sebut Pacarnya Rela Bikin Tato di Badan, Tidak Curiga
Lalu kemudian sekujur tubuhnya penuh luka sayat dan sundutan rokok.
Kekejian Taufik bahkan sampai membacok lutut korban.
Bukan hanya melukai, Taufik juga menggambar tubuh Yuvi menggunakan tato.
Dilihat dari foto beredar, tato berupa wajah Taufik.
Lalu ada juga tato tulisan 'Luvita love Taufik' di bagian bahu.
Bahkan tulisan yang sama dengan ukuran lebih besar juga disematkan di lengan Yuvi.
Baca juga: Masa Kecil Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Bandung, Aktif Mengaji di Madrasah & Tak Pernah Berulah
Kakak ipar korban, Melanie bercerita, sebelum ditemukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Yuvi sempat membocorkan perihal tato di tubuhnya.
Setelah sekian lama tak pulang, Yuvi mengatakan lewat WhatsApp pada November 2025 bahwa ia sudah memiliki tato.
"Kalau saya pulang masih dianggap anak gak yah ? tentu mana mungkin gak," kata Melanie.
Dalam chatnya Yuvi mengatakan bahwa ia sudah tidak seperti dulu lagi.
"Vita gak kayak dulu. Gak apa-apa kami terima apapun kondisinya kami terima. Ya sudah nanti tolong jemput Vita di Permata Hijau, dekat rumah daerah Rancaekek," katanya.
Tapi sampai sekian lama kabar kepulangan Yuvi tak kunjung muncul.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan bahwa Taufik mengakui memang telah menyiksa Yuvita.
"Semua yang dia lakukan dia mengakui," katanya.
Berdasarkan pengakuannya, Taufik selalu menenggak minuman keras.
"Dia juga menyatakan menyesal dan mengaku perbuatannya dilakukan dalam kondisi dipengaruhi konsumsi alkohol," katanya.
Baca juga: Ditangkap, Taufik Hidayat Tak Terlihat Menyesal Sekap Pacar, Tenang Jawab Penyidik, DPR: Sangat Keji
Kini Taufik Hidayat sudah ditangkap polisi.
Rudi menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah tim penyidik menemukan petunjuk penting melalui aktivitas transaksi daring yang dilakukan oleh tersangka.
"Tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi. Ini menjadi petunjuk buat kita. Tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari di sekitar wilayah perumahan tersebut dan akhirnya pada sore hingga malam hari berhasil menemukan dan menangkap yang bersangkutan," jelas Rudi.
Penangkapan dilakukan di Perumahan Griya Pesona, Ciparay, Kabupaten Bandung, setelah polisi melakukan penyisiran di area yang teridentifikasi dari jejak transaksi tersebut.
Setelah diamankan, tersangka terlebih dahulu dibawa ke Polsek Majalaya untuk pemeriksaan awal sebelum dipindahkan ke Markas Polda Jawa Barat guna menjalani pemeriksaan lanjutan.
Rudi menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan sejumlah prosedur standar untuk memastikan kondisi tersangka, termasuk pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba.
"Kami melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan tersangka. Kemudian kami juga melakukan tes narkoba dan hasilnya negatif," katanya.
(TribunTrends/TribunnewsBogor.com)