PROHABA.CO - Kasus dugaan pengeroyokan geng motor terjadi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Betoambari saat kedua korban berboncengan sepeda motor untuk membeli makanan pada Minggu (21/6/2026) dini hari dan terekam kamera CCTV.
Rekaman tersebut kemudian viral di media sosial, Rabu (24/6/2026), memicu perhatian publik terhadap maraknya aksi kekerasan jalanan.
Dalam rekaman CCTV, terlihat sekelompok pengendara motor memepet kendaraan yang ditunggangi dua pemuda.
Salah seorang pelaku menarik korban yang duduk di belakang hingga keduanya terjatuh ke badan jalan.
Setelah terjatuh, kedua korban langsung menjadi sasaran pengeroyokan.
Yamin, salah satu korban, mengaku tidak mengenal para pelaku.
Ia menuturkan bahwa dirinya bersama seorang rekannya hanya berniat membeli makanan sebelum tiba-tiba dipepet oleh rombongan motor.
“Kami cuma mau pergi beli makan.
Tiba-tiba dari belakang ada rombongan motor yang langsung memepet kami,” ujarnya.
Menurut dia, salah satu pelaku kemudian menarik lengannya hingga ia terjatuh dari sepeda motor.
Baca juga: Panglima Geng Motor di Medan Ditangkap, Berawal dari Edarkan Pod Getar
Baca juga: Aceh Jadi Prioritas Revitalisasi Sekolah 2026, Abdul Mu’ti: Pendidikan Harus Bermutu
"Saya langsung ditarik sampai jatuh.
Setelah jatuh saya sempat ditabrak dan kemudian mereka datang memukul dan menendang saya bersama rekannya.
Yamin mengatakan, jumlah pelaku cukup banyak sehingga dirinya dan rekannya tidak mampu memberikan perlawanan.
“Orangnya banyak sekali.
Kami tidak bisa melawan karena mereka langsung mengeroyok kami,” ujarnya.
Akibat pengeroyokan tersebut, kedua korban mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh dan punggung mereka terluka karena terseret di jalan.
Selain itu, telepon genggam milik Yamin hilang setelah kejadian.
Usai pengeroyokan, keduanya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum, lalu melaporkan kasus ini ke Polres Baubau.
Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, membenarkan laporan tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua korban diduga menjadi sasaran yang keliru.
“Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga menjadi salah sasaran.
Saat ini dua orang pelaku sudah diamankan dan penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya,” jelas Rino.
Polisi kini masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat serta mendalami motif di balik aksi kekerasan yang menimpa kedua korban tersebut.
Baca juga: Viral Geng Motor Bersenjata Tajam Serang Pelajar di Medan
Baca juga: Dua Pelajar Jadi Korban Penganiayaan Geng Motor di Tasikmalaya
Baca juga: Lansia di Banjarmasin Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian Remaja, Rumah Ikut Dirusak
Sumber: Kompas.com