Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues, Provinsi Aceh, mulai menyalurkan dana Jaminan Hidup (Jadup) tahap I bagi korban bencana hidrometeorologi.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda, sementara penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) Gayo Lues, Maliki SE, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), Irwansyah di Kantor PT Pos Blangkejeren, Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Banjir Rendam Jalan Blangkejeren-Pining, Polres Gayo Lues Siapkan Truk untuk Bantu Warga Menyeberang
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan TribunGayo.com, total dana Jadup yang dicairkan pada tahap I tahun 2026 mencapai Rp47,725 miliar.
Dana tersebut bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).
Bantuan Jadup ini akan disalurkan kepada 16.890 jiwa atau 4.850 kepala keluarga (KK) korban bencana hidrometeorologi yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Gayo Lues.
Para penerima telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Gayo Lues berdasarkan data By Name By Address (BNBA).
Baca juga: Jembatan Darurat Aih Bobo Gayo Lues Putus Dihantam Banjir, Kendaraan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Dalam sambutannya, Wabup Gayo Lues, Maliki menegaskan bahwa bantuan yang diterima masyarakat telah sesuai dengan hak masing-masing penerima dan tidak boleh ada pemotongan dalam bentuk apa pun.
"Kalau nantinya ditemukan adanya pemotongan atau nilainya tidak sesuai, diminta para warga selaku korban bencana atau penerima bantuan segera laporkan kepada pemerintah atau pihak berwenang," tegasnya.
Ia menjelaskan, besaran bantuan Jadup yang diterima setiap warga adalah Rp450.000 per jiwa per bulan.
Namun, pencairan kali ini mencakup alokasi untuk tiga bulan sekaligus, sehingga setiap penerima memperoleh Rp1.350.000 per jiwa.
Maliki juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 1.050 jiwa korban bencana yang belum masuk dalam daftar penerima Jadup tahap I.
Saat ini, data mereka sedang dalam proses pengusulan untuk pencairan tahap II.
"Sehingga diharapkan agar para korban bencana alam lainnya dapat segera memperoleh bantuan Jadup pada tahap berikutya," ujarnya.
Untuk mempermudah proses penyaluran bantuan, pemerintah menyediakan dua lokasi pencairan, yakni di Kantor PT Pos Blangkejeren dan Kecamatan Kutapanjang.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat, khususnya yang berasal dari wilayah yang jauh seperti Kecamatan Tripe Jaya, tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh untuk menerima bantuan.
"Diharapkan bantuan Jadup itu dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam membantu pemulihan kehidupan warga pascabencana khususnya di Kabupaten Gayo Lues," kata Maliki.
Secara terpisah, salah seorang korban bencana banjir bandang di Desa Tetumpun, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues, Syarif kepada wartawan TribunGayo.com, Rasidan pada Rabu (24/6/2026), mengaku bantuan Jadup yang diterima sangat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga mereka.
Meski demikian, menurutnya masih ada harapan besar yang hingga kini dinantikan para korban bencana, yakni bantuan pembangunan hunian tetap dari pemerintah.
"Semua harta benda seperti rumah dan tanah telah habis hanyut dihantam banjir bandang sebelumnya, bahkan saat ini harus tinggal di hunian sementara yang telah disediakan oleh pemerintah juga.
Namun, para korban tentu masih berharap adanya hunian tetap agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik," ujarnya.
Hal senada disampaikan Abu Leman, korban bencana lainnya yang berasal dari Kecamatan Tripe Jaya.
Ia mengatakan bantuan Jadup yang dicairkan untuk alokasi tiga bulan sangat membantu meringankan beban para korban bencana.
Namun, ia mengungkapkan masih terdapat sekitar seribuan warga yang tercatat sebagai korban bencana di Gayo Lues yang hingga kini belum menerima bantuan Jadup karena masih menunggu proses pengusulan untuk pencairan tahap berikutnya.
"Kami sangat bersyukur karena 16.890 jiwa telah menerima bantuan Jadup tahap pertama ini. Alhamdulillah, bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana," katanya. (*)
Baca juga: Banjir Putuskan Jalan ke Desa Pasir Putih Gayo Lues, Warga Terancam Terisolasi