Baru 34 Persen, Aceh Tengah Kejar Target PAD Rp39,9 Miliar hingga Akhir 2026 Dengan Bentuk Satgas
Sri Widya Rahma June 24, 2026 08:54 PM

TribunGayo.com, TAKENGON - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Aceh Tenga hingga pertengahan Juni 2026 baru mencapai 34 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp39,9 miliar.

Dampak bencana dan rendahnya kesadaran wajib pajak menjadi faktor utama lambatnya pencapaian tersebut.

Baca juga: BPKK Aceh Tengah Luncurkan Program "BRUNGER" dan Siapkan Hadiah Menarik bagi Wajib Pajak Taat PBB-P2

Penjelasan Kepala BPKK Aceh Tengah

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah, Gunawan Putra pada Rabu (24/6/2026), menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi penerimaan sejak Januari hingga 17 Juni 2026 dan masih bersifat sementara karena menunggu proses rekonsiliasi dan validasi data.

"Sejak Januari hingga 17 Juni realisasi PAD masih berada di angka 34 persen. Angka ini masih menunggu proses rekonsiliasi sehingga belum dapat ditetapkan sebagai data final," ujarnya.

Menurut Gunawan, upaya peningkatan kepatuhan pajak melalui sosialisasi dan edukasi selama dua tahun terakhir belum menunjukkan hasil yang optimal.

"Kami sudah melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan terhadap objek pajak selama dua tahun terakhir, tetapi hasilnya belum optimal," katanya.

Baca juga: Kepala BPKK Aceh Tengah Gunawan Putra  Berkurban di Masjid Agung Ruhama pada Idul Adha 1447 H

Pemkab Aceh Tengah Melalui BPKK Membentuk Tim Satgas Optimalisasi PAD

Sebagai langkah percepatan, Pemkab Aceh Tengah melalui BPKK membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi PAD berdasarkan arahan Bupati. 

Tim ini bertugas melakukan pendataan, inventarisasi, dan pengawasan terhadap objek pajak dan retribusi daerah yang berpotensi meningkatkan penerimaan.

Sektor yang menjadi fokus meliputi pajak air tanah, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk makanan dan minuman, jasa perhotelan, pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), serta sejumlah retribusi daerah di masing-masing SKPK.

Saat ini tim satgas telah mulai turun ke lapangan untuk pengecekan langsung objek pajak di berbagai wilayah Aceh Tengah.

Meski realisasi masih jauh dari target, Gunawan tetap optimistis PAD 2026 dapat tercapai hingga akhir tahun.

"Insya Allah, dengan kerja sama semua pihak dan upaya yang terus dilakukan, target PAD tahun 2026 sebesar Rp39,9 miliar dapat tercapai sesuai harapan," pungkasnya. (***Alga Mahate Ara***)

Baca juga: Pembayaran PBB-P2 Kini Bisa Online via Aplikasi AcTion Bank Aceh, BPKK Imbau Warga Taat Pajak

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.