Aksi Damai Kawal MBG: Wujud Nyata Dukungan Masyarakat untuk Generasi Sehat Indonesia
Siti Fatimah June 24, 2026 10:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aksi damai yang digelar oleh sejumlah elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi cerminan bahwa program strategis nasional tersebut masih memperoleh kepercayaan dan dukungan dari masyarakat.

Aksi yang berlangsung secara tertib itu juga membawa harapan agar pelaksanaan MBG terus diperbaiki sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh seluruh penerima.

Menanggapi aksi tersebut, Andhika Surya Gumilar, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara damai serta menunjukkan dukungan terhadap program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai. Dukungan ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki harapan besar agar Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang semakin luas," ujar Andhika.

Menurut Andhika, partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam mengawal keberhasilan setiap program pemerintah.

Aspirasi yang disampaikan secara santun dan konstruktif menjadi masukan berharga untuk memperkuat pelaksanaan MBG di masa mendatang.

Ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Karena itu, program ini perlu terus dijaga keberlanjutannya dengan mengedepankan tata kelola yang baik.

"Masih banyak masyarakat yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Dukungan ini menjadi energi positif bagi pemerintah untuk terus bekerja lebih baik. Tentu kita juga menyadari bahwa setiap program besar memiliki tantangan dalam implementasinya. Karena itu, evaluasi dan perbaikan harus terus dilakukan agar manfaatnya semakin optimal."

Sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Andhika menilai peningkatan kualitas pelaksanaan harus menjadi prioritas, mulai dari penguatan koordinasi antarinstansi, pengawasan terhadap kualitas makanan, ketepatan distribusi, hingga transparansi dalam pelaksanaan program.

Menurutnya, kritik dan masukan yang membangun tidak boleh dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan publik.

"Program yang baik adalah program yang terus dievaluasi. Kita harus terbuka terhadap masukan dari masyarakat sehingga setiap kekurangan dapat segera diperbaiki. Tujuan kita sama, yaitu memastikan anak-anak Indonesia memperoleh makanan bergizi yang berkualitas, aman, dan tepat sasaran."

Andhika juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga suasana yang kondusif dan mengedepankan semangat kolaborasi dalam mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, penyedia layanan, pelaku usaha pangan, hingga masyarakat.

"Saya optimistis, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis akan semakin kuat. Apa yang sudah baik harus dipertahankan, sementara apa yang masih menjadi kekurangan harus kita perbaiki bersama demi kepentingan generasi penerus bangsa."

Andhika berharap dukungan masyarakat yang ditunjukkan melalui aksi damai tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, sehingga tujuan menciptakan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing dapat tercapai secara berkelanjutan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.