WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Sebuah Towing yang melintas di Jalan Merpati Raya, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, menyangkut kabel listrik yang melintang di jalan hingga menyebabkan kabel putus dan muatan kendaraan terlepas ke badan jalan, Rabu (24/6/2026) sore.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq mengungkapkan peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan memicu laporan warga ke Call Center 110 Polri.
Bambang mengatakan, laporan awal yang diterima petugas menyebutkan adanya papan reklame roboh yang menimpa warung serta kabel terputus di sekitar perempatan Duren.
Pelapor yang melintas di lokasi melihat kondisi jalan terganggu dan khawatir peristiwa itu membahayakan pengguna jalan lainnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Ciputat Timur mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 16.30 WIB untuk melakukan pengecekan dan pengamanan area.
Baca juga: Macet Horor di Tangsel: Truk Towing Nyangkut Kabel di Ciputat, Perempatan Duren Lumpuh Total
Truk towing bernomor polisi K-8837-IS yang saat itu melintas membawa kendaraan truk di atas angkutannya.
Bambang mengungkapkan, kendaraan tersebut dikemudikan Jeje (26), warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan seorang kernet bernama Adit (23).
Keduanya diketahui baru selesai mengangkut kendaraan yang sebelumnya mengalami kecelakaan di kawasan Ciputat Timur.
"Setelah arah kembali ketujuan Kudus, Jawa Tengah, sekitar pukul 16.30 WIB, sopir truk towing melewati Jalan Merpati Raya. Tiba-tiba truk tersebut menyangkut kabel jalanan yang tidak disadari oleh pengendara," ujar Bambang kepada TribunTangerang.com, Rabu (24/6/2026).
Akibat tersangkutnya kabel tersebut, jaringan kabel putus dan muatan yang berada di atas truk derek dilaporkan terlepas dari gerobak pengangkutnya.
Muatan kemudian jatuh ke jalan raya sehingga memicu kepanikan warga dan menghambat arus kendaraan yang melintas.
Sementara itu, kernet kendaraan towing, Adit, menceritakan saat kejadian dirinya sedang mendampingi proses pengangkutan kendaraan yang akan dibawa keluar daerah.
“Kami lagi bawa towing, terus bawa truk itu barangnya,” kata Adit kepada TribunTangerang.com, Ciputat, Tangsel, Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan kendaraan yang digunakan bukanlah towing bertingkat seperti yang biasa digunakan untuk mengangkut beberapa kendaraan sekaligus.
Menurutnya, kendaraan tersebut merupakan towing biasa yang hanya membawa satu unit muatan.
“Bukan towing dua tingkat. Towing biasa,” ujarnya.
Adit mengatakan rute yang dilalui sebenarnya bukan jalur yang asing bagi pengemudi. Kendaraan towing tersebut kerap melintas di kawasan itu saat menjalankan tugas pengangkutan.
“Biasanya lewat sini, atau lewat depan sana (Ciputat menuju Pamulang),” tuturnya.
Menurutnya, sebelum insiden terjadi kendaraan melaju seperti biasa tanpa adanya kendala. Namun saat melintas di titik lokasi kejadian, muatan yang dibawa tiba-tiba menyangkut kabel yang berada di atas jalan.
Akibat kejadian itu, kendaraan towing terpaksa berhenti dan menyebabkan sebagian badan jalan tertutup.
Kondisi tersebut membuat arus kendaraan dari kedua arah tersendat hingga menimbulkan antrean panjang.
Adit mengungkapkan perjalanan tersebut berawal dari kawasan Masjid Al-Barokah, Ciputat, Setelah mengangkut truk yang mengalami kecelakaan, kendaraan towing bergerak menuju arah jalan tol Bintaro untuk perjalanan pulang.
“Dari Masjid Al-Barokah Ciputat, mau ke arah tol,” katanya.
Ia menambahkan tujuan akhir perjalanan kendaraan towing tersebut adalah kembali ke wilayah Pulau Jawa setelah menyelesaikan proses evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan.
"Arah balik pulang ke Jawa,” pungkasnya. (m30)