WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah karangan bunga bertuliskan "Pak Hakim, Warga Pati Berharapan Bebaskan Bupati Sudewo" menjadi perhatian dalam sidang lanjutan perkara yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (24/6/2026).
Karangan bunga yang dipasang di depan area pengadilan itu dikirim oleh Aliansi Pati Bangkit (APB), bersamaan dengan kedatangan ratusan warga dari Kabupaten Pati yang hadir untuk memberikan dukungan moral kepada Sudewo.
Baca juga: Warga Pati Pesta Kembang Api Usai Bupati Sudewo Ditangkap KPK
Kehadiran mereka bertepatan dengan agenda persidangan pembacaan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas nota keberatan atau eksepsi yang diajukan tim penasihat hukum terdakwa.
Ketua APB Sutirto, mengatakan pesan yang tertulis dalam karangan bunga tersebut merupakan bentuk harapan masyarakat agar proses hukum berjalan secara adil.
“Karangan bunga ini memang sederhana, tetapi pesannya mewakili suara banyak warga Pati yang berharap Pak Sudewo mendapatkan keadilan dalam proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Sutirto.
Baca juga: Warga Kecewa Sudewo Korupsi Saat Pati Tengah Ditimpa Bencana
Menurutnya, dukungan yang diberikan masyarakat tidak dimaksudkan untuk memengaruhi independensi majelis hakim maupun jalannya persidangan.
“Kami menghormati proses hukum yang berlangsung di pengadilan, namun sebagai warga kami juga memiliki hak untuk menyampaikan harapan agar majelis hakim mempertimbangkan seluruh fakta persidangan secara jernih dan objektif,” katanya.
Sejak pagi, kawasan pengadilan dipadati pendukung yang datang menggunakan belasan armada bus. Mereka membawa poster, melantunkan selawat, dan menyampaikan dukungan kepada Sudewo selama persidangan berlangsung.
Saat kendaraan tahanan yang membawa Sudewo tiba di lokasi dengan pengawalan aparat kepolisian, massa yang menunggu di luar gedung pengadilan langsung menyambut dengan sorak-sorai.
Teriakan “Bebaskan Sudewo!” beberapa kali terdengar dari kerumunan pendukung.
Baca juga: KPK Akui Sempat Kesulitan OTT Bupati Pati Sudewo, Tim 8 Jadi Kunci Pemerasan
Sutirto menilai antusiasme warga menunjukkan masih besarnya simpati masyarakat terhadap Sudewo di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
“Kehadiran ratusan warga hari ini bukan karena mobilisasi, melainkan bentuk kepedulian masyarakat yang ingin menunjukkan bahwa Pak Sudewo tidak sendiri menghadapi proses hukum ini,” tegasnya.
Ia juga menyebut dukungan tersebut lahir dari penilaian warga terhadap kepemimpinan Sudewo selama menjabat Bupati Pati.
“Kami melihat selama memimpin Pati, Pak Sudewo telah bekerja dan membawa berbagai perubahan. Karena itu kami merasa perlu hadir untuk memberikan dukungan moral kepada beliau,” ujarnya.
Meski jumlah massa yang hadir cukup besar hingga menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi, situasi tetap berlangsung kondusif.
Aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat sehingga seluruh rangkaian persidangan berjalan aman dan tertib.
Sutirto berharap putusan yang nantinya diambil majelis hakim benar-benar berlandaskan fakta yang terungkap selama persidangan.
“Pesan dalam karangan bunga itu jelas, yakni harapan agar keadilan benar-benar ditegakkan. Kami percaya hakim akan memutus perkara ini berdasarkan fakta dan hati nurani," papar Sutirto.