Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu menyampaikan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Bengkulu pada periode 25 hingga 27 Juni 2026.
Berdasarkan data BMKG, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi pada Kamis (25/6/2026) di sejumlah wilayah Bengkulu.
Enam Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Lebong, Seluma, dan Bengkulu Selatan pada 25 Juni 2026.
Sementara pada 26 Juni 2026 dan 27 Juni 2026, BMKG menyatakan nihil wilayah di Bengkulu yang masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat.
Untuk kategori siaga atau potensi hujan lebat hingga sangat lebat, BMKG juga menyatakan nihil di seluruh wilayah Bengkulu selama periode 25 hingga 27 Juni 2026.
Begitu pula pada kategori awas atau potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem yang seluruhnya dinyatakan nihil.
Angin Kencang Berpotensi Terjadi Tiga Hari
Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang berpotensi terjadi selama tiga hari berturut-turut.
Wilayah yang berpotensi terdampak angin kencang meliputi Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur.
Potensi angin kencang tersebut diperkirakan berlangsung pada 25 Juni hingga 27 Juni 2026.
Pantauan TribunBengkulu.com pada Kamis (25/6/2026) pagi, cuaca di Kota Bengkulu tampak cerah berawan.
Aktivitas masyarakat berlangsung normal, meski awan cukup tebal terlihat di beberapa bagian langit yang berpotensi memicu hujan lokal pada siang atau sore hari.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan genangan air, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas pelayaran akibat angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
BMKG juga meminta warga untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui website resmi BMKG maupun aplikasi InfoBMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca buruk lebih dini.