Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, menekankan pentingnya kolaborasi antara ayah dan ibu dalam mendidik anak sebagai upaya membangun generasi yang tangguh di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Reny saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Kantor Perwakilan BKKBN Sulteng, Jl Prof Moh Yamin, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Kamis (25/6/2026).
Baca juga: Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum ASEAN
Dalam kegiatan tersebut, Reny secara simbolis membuka acara dengan pelepasan balon bersama jajaran BKKBN Sulawesi Tengah.
Menurutnya, tema Harganas 2026 yakni “Ayah Wajib Hadir” menjadi pengingat bahwa tanggung jawab pengasuhan anak tidak boleh dibebankan hanya kepada ibu.
“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah bahwa ayah dan ibu harus bersama-sama dalam mendidik anak. Tanggung jawab pengasuhan tidak boleh dibebankan hanya kepada salah satu pihak saja,” ujar Reny.
Ia mengatakan tumbuh kembang anak membutuhkan kehadiran kedua orang tua secara bersamaan agar proses pembentukan karakter dan mental anak dapat berjalan optimal.
Menurut Reny, keluarga yang kuat harus dibangun dari dalam rumah.
Dari keluarga harmonis dan solid akan lahir generasi muda yang memiliki mental kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kalau generasi muda ke depan kuat mentalnya, maka dia akan menjadi generasi yang tangguh,” katanya.
Reny juga mengapresiasi Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harganas tahun ini.
Ia menilai program tersebut mendorong keterlibatan ayah dalam berbagai aspek kehidupan anak, termasuk dalam kegiatan pendidikan.
Salah satu contoh yang disorotnya adalah gerakan yang mendorong ayah hadir saat penerimaan rapor anak di sekolah.
Baca juga: Zodiak Jumat 26 Juni 2026 bagi Taurus, Cancer, Virgo, Scorpio, Capricorn, Aquarius, Pisces
“Anak-anak tidak bisa tumbuh dan berkembang hanya oleh ibunya saja, tetapi harus bersama-sama dengan ayahnya,” ucapnya.
Selain menyoroti peran ayah dalam keluarga, Reny juga mengapresiasi berbagai program pemberdayaan lanjut usia yang dijalankan BKKBN Sulawesi Tengah, termasuk pembentukan Sekolah Lansia.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Lansia menjadi langkah positif untuk menjaga para lanjut usia tetap aktif, sehat, dan produktif.
“Kami melihat sudah ada Sekolah Lansia dan itu sesuatu yang sangat baik,” katanya.
Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga mendukung berbagai kegiatan bagi lansia melalui pembentukan komunitas dan aktivitas rutin, seperti olahraga dan pertemuan silaturahmi.
Menurutnya, kegiatan tersebut penting agar para lansia tetap memiliki ruang berinteraksi dan tidak kehilangan produktivitas setelah memasuki usia lanjut.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Nuryamin, mengatakan peringatan Harganas dan HLUN menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan lansia.
Baca juga: Pemkab Sigi Percepat Pembangunan Huntara, 50 Rumah Rusak Berat Masuk Tahap Pertama
“Keluarga adalah fondasi bangsa, sementara lanjut usia merupakan sumber kebijaksanaan yang patut kita hormati,” ujar Nuryamin.
Selain seremoni peringatan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan berbagai pelayanan masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata, donor darah, serta edukasi kesehatan bagi peserta.