SRIPOKU.COM - Agenda administrasi guru tidak pernah lepas dari catatan kemajuan kelas, salah satunya adalah Jurnal Harian Mengajar.
Memasuki Tahun Ajaran 2026, penerapan Kurikulum Merdeka menuntut akuntabilitas yang lebih kontekstual.
Jurnal harian bukan sekadar daftar hadir, melainkan rekam jejak ketercapaian Tujuan Pembelajaran (TP) setiap harinya.
Baca juga: Contoh Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Bab 1 Kawan Seiring Kurikulum Merdeka
Pada Fase B (khususnya Kelas 3 SD) Semester 1, mata pelajaran Bahasa Indonesia berfokus pada pengembangan literasi mendalam (Deep Learning), penguasaan kosakata baru, memahami isi teks narasi, serta menulis kalimat tunggal dengan struktur yang benar.
Untuk membantu Bapak dan Ibu guru mendokumentasikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) secara rapi dan sistematis, berikut adalah contoh format dan draf pengisian Jurnal Harian Mengajar Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka Tahun 2026.
Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, Jurnal Harian Mengajar memiliki fungsi krusial:
Berikut adalah contoh pengisian agenda harian guru Bab 1 Kawan Seiring :
| Hari/Tanggal | Bab / Tema | Tujuan Pembelajaran (TP) | Kegiatan Pembelajaran | Asesmen / Penilaian | Pencapaian & Tindak Lanjut |
| Senin, 20 Juli 2026 | Bab 1: Kawan Seiring | 3.1 Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter tokoh dalam cerita yang dibacakan dengan tepat. |
* Menyimak cerita "Sahabat Baru".
|
Formatif:
|
Pencapaian: 85 % siswa memahami sifat tokoh. Tindak Lanjut: 3 siswa yang belum fokus diberi bimbingan membaca terbimbing di sela istirahat. |
| Selasa, 21 Juli 2026 | Bab 1: Kawan Seiring | 3.2 Peserta didik mampu menemukan arti kosakata baru tentang pertemanan dalam kamus/teks. |
* Bermain game "Bola Pertemanan".
|
Formatif:
|
Pencapaian: Seluruh siswa antusias mengikuti game. Tindak Lanjut: Siswa diminta menggunakan kata baru tersebut dalam obrolan kelas. |
| Senin, 27 Juli 2026 | Bab 1: Kawan Seiring | 3.3 Peserta didik mampu menulis cerita pendek (3 kalimat) dengan struktur SP (Subjek-Predikat) yang benar. |
* Mengamati gambar situasi pertemanan.
|
Sumatif:
|
Pencapaian: 20 siswa mampu menulis dengan pola SP secara mandiri. Tindak Lanjut: 5 siswa masih menulis tanpa subjek, diberikan latihan dikte pola kalimat. |
Komponen Tambahan dalam Catatan Refleksi Guru
Di akhir pekan atau akhir bab, guru disarankan menuliskan catatan refleksi umum di bawah lembar jurnal harian. Berikut contohnya:
Catatan Refleksi Guru (Bab 1):
Jurnal Harian Mengajar yang ideal adalah jurnal yang diisi secara jujur berdasarkan realita di dalam kelas, bukan sekadar salinan dari silabus atau modul ajar.
Dengan dokumentasi yang konsisten, kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 3 SD pada tahun ajaran 2026 ini akan senantiasa terarah dan mengalami peningkatan yang berkelanjutan.***

