Exponak Bondowoso Tampilkan Ratusan Ternak Unggulan, Tamanan Raih Juara Umum
Haorrahman June 25, 2026 12:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Pemkab Bondowoso menggelar Expo Peternakan dan Kontes Ternak (Exponak) 2026 di Pasar Hewan Terpadu Desa Locare, Kecamatan Curahdami, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah promosi ternak unggulan sekaligus upaya meningkatkan kualitas peternakan di daerah.

Sebanyak 127 ekor ternak ambil bagian dalam ajang tersebut. Dari jumlah itu, 48 ekor sapi berhasil lolos ke babak selanjutnya. Hewan ternak yang berkompetisi berasal dari wilayah kerja Puskeswan Cermee, Tapen, Pujer, Tamanan, dan Curahdami.

Dalam kontes tersebut, Puskeswan Tamanan berhasil meraih predikat juara umum setelah sejumlah ternak binaannya menorehkan prestasi di berbagai kategori.

Salah satu pencapaian diraih peternak asal Desa Sumber Kemuning yang memenangkan juara pertama kategori Sapi Kereman. Selain itu, perwakilan Desa Tamanan meraih juara pertama kategori Pedet Betina, sedangkan peternak dari Desa Wonosuko memperoleh juara kedua kategori Sapi Calon Kereman.

Baca juga: Polres Bondowoso Tangkap Buronan Perampasan Motor di Tol Kalikangkung Jateng

Tidak hanya menghadirkan kompetisi, Exponak 2026 juga menampilkan berbagai ternak unggulan melalui stan pameran. Pengunjung dapat melihat sejumlah jenis ternak bernilai ekonomi tinggi seperti Domba Dorper, Domba Texel, Kambing Saanen, Sapi Belgian Blue, dan berbagai jenis ternak lainnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso, Hendri Widotono, mengatakan Exponak menjadi sarana untuk memperkenalkan ternak unggulan sekaligus memotivasi peternak agar terus meningkatkan kualitas usaha peternakan mereka.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso As'ad Yahya Syafi'i menilai Exponak 2026 memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor peternakan daerah.

Menurutnya, peternakan merupakan sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

"Kita optimis mampu menunjukkan daya saing daerah di kancah internasional melalui komoditas ternak yang berkualitas tinggi," katanya.

Baca juga: Kasus Pemukulan Perawat RSUD Bondowoso, Polisi Tetapkan ASN Jadi Tersangka

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari strategi peningkatan mutu genetika ternak serta penerapan sistem peternakan modern.

"Ini adalah langkah kita untuk meningkatkan kualitas genetika dari sapi, baik untuk produksi daging maupun susu, dalam praktik peternakan yang modern dan berkelanjutan," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan hewan serta manajemen praktik dokter hewan dan laboratorium.

Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan, penelitian, program magang, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor kesehatan hewan.

Salah seorang peserta, Sunjoyo dari Komunitas Peternak Domba Muda Milenial Wringin-Pakem, menilai Exponak menjadi ruang yang efektif untuk bertukar informasi dan pengalaman antarpeternak.

Ia mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut karena dapat memperluas wawasan mengenai pengembangan ternak.

"Tadi ada yang tanya mengenai hasil persilangan domba saya, saya juga ikut sharing dan bertanya ke mereka," tambahnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.