Jelang Revalidasi UNESCO, Belitung Gelar Seminar Internasional Geopark Perkuat Posisi di Global
Ardhina Trisila Sakti June 25, 2026 02:35 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG — Pemkab Belitung melalui Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) menggelar seminar internasional bertajuk “Sustainable Marine Tourism for Ecosystem-Based Adaptation and Community Resilience in Island Geoparks” di Ruang Sidang Pemerintah Kabupaten Belitung pada Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam forum International Seminar Island Talk sebagai upaya persiapan menghadapi proses revalidasi UNESCO yang dijadwalkan berlangsung pada 3-7 Agustus 2026 mendatang.

Sekretaris Umum Belitong UNESCO Global Geopark ex officio sekaligus Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Sastra Yuni Ardi mengatakan seminar tersebut merupakan bagian penting dari upaya edukasi, promosi, dan penguatan eksistensi Belitong UGGp di jaringan UNESCO Global Geopark dunia.

"Island Talk merupakan bagian penting dari upaya edukasi, promosi, dan penguatan posisi Belitong UNESCO Global Geopark di tingkat internasional," kata Sastra saat ditemui Posbelitung.co, Kamis (25/6/2026). 

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah berbagi pengetahuan, pengalaman serta praktik terbaik terkait pengelolaan geopark kepulauan yang berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan Belitung kepada jaringan UNESCO Global Geopark yang saat ini tersebar di 51 negara.

Sebagai geopark kepulauan pertama di Indonesia, Belitong UGGp memiliki visi besar untuk berkembang menjadi pusat studi geopark kepulauan dunia atau World Center for Island Geopark Studies.

"Visi tersebut didukung melalui kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, hingga mitra akademik dari dalam maupun luar negeri," ujarnya.

Melalui forum internasional ini, Belitong UGGp juga berupaya memperkuat jejaring global guna mendorong pengembangan riset, pendidikan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat di kawasan kepulauan.

Sastra menjelaskan, seminar tersebut menjadi salah satu sarana untuk menunjukkan berbagai capaian, program, kolaborasi, dan inovasi yang telah dilakukan Belitong UGGp dalam menerapkan prinsip-prinsip UNESCO Global Geopark.

"Antusiasme peserta cukup tinggi dari jumlah pendaftar yang mencapai 364 orang. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, komunitas pengelola geosite, organisasi non-pemerintah (NGO), perangkat daerah, hingga instansi terkait," kata Sastra. 

Menurutnya, dukungan lintas sektor tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat pengembangan geopark kepulauan yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Seminar internasional ini dibuka secara khusus melalui pemutaran video opening remarks dari Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana.

Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata menyampaikan dukungan terhadap pengembangan geopark sebagai instrumen pelestarian warisan geologi, budaya, dan lingkungan, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat lokal.

Selain menghadirkan narasumber dari kementerian dan lembaga pemerintah, seminar juga melibatkan akademisi, praktisi geopark, serta mitra internasional yang membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan geopark kepulauan.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.