Profil Husmaluddin atau Haji Lulung Wakil Bupati Kolaka, Rumah Jabatannya Digeledah Kejati Sultra
Sitti Nurmalasari June 25, 2026 02:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah profil Husmaluddin yang akrab disapa Haji Lulung, sosok Wakil Bupati Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang rumah jabatannya digeledah.

Proses penggeledahan dalam dugaan kasus tambang itu dilakukan penyidik Kejaksaan Tinggi atau Kejati Sultra, Selasa, 23 Juni 2026.

Rujab digeledah berlokasi di Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, di kabupaten yang berjarak 161 kilometer (km) atau 3-4 jam berkendara ke Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra, ini.

Selain rujab wabup, penyidik juga menggeledah rumah lainnya di kabupaten berjuluk Bumi Mekongga ini pada hari yang sama.

Penggeledahan dilakukan di rumah Direktur Utama (Dirut) PT Babarina Putra Sulung (BPS), H Tasman, sosok ayah dari Lulung.

Asisten Intelijen Kejati Sultra, Muhamad Ilham, sebelumnya membenarkan penggeledahan tersebut.

Namun, dia belum merinci dugaan kasus yang sedang diselidiki termasuk apa-apa saja yang disita dalam proses tersebut.

Baca juga: Kejati Sulawesi Tenggara Geledah Rumah Jabatan Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin

“Belum tahu, nanti tanya Kasi Penkum (Kepala Seksi Penerangan Hukum),” katanya saat dihubungi wartawan TribunnewsSultra.com, pada Selasa (23/06/2026) malam.

Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Sultra, Sugeng Riyanta, juga membenarkan penggeledahan tersebut. 

Sugeng menjelaskan langkah itu diambil sebagai pengembangan dari kasus korupsi pertambangan PT Alam Mitra Indah Nugraha (AMIN). 

Nama Husmaluddin sempat mencuat dalam persidangan kasus ini di Pengadilan Negeri Tipikor Kendari, Desember 2025 lalu.

Direktur PT AMIN, Machrusy, yang kini telah berstatus terpidana,  membeberkan dugaan keterlibatannya melalui PT BPS.

Diduga menggunakan dokumen atau kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT AMIN.

Untuk penjualan ore nikel ilegal sebanyak 3 kali dari eks lahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Pandu Citra Mulia (PCM) di  Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Baca juga: Usai Ditunjuk Ketua-Sekretaris PAN Sulawesi Tenggara, Yusran dan Husmaluddin Hadiri Rakernas DPP

PT BPS yang dikaitkan nama Husmaluddin, merupakan perusahaan tambang nikel di Muara Lapao Pao, Kecamatan Wolo, Kolaka.

Pada 18 Februari 2022, Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan ini sudah dicabut berdasarkan surat Menteri Investasi/BKPM.

Kejati Sultra pun terus menelusuri sisa aliran dana korupsi dan potensi keterlibatan pihak lain dalam kasus ini, termasuk melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi.

“Hal ini saya perintahkan untuk menindaklanjuti putusan pengadilan terhadap para tersangka terdahulu,” kata mantan Direktur D pada JAM Pidum Kejaksaan Agung RI tersebut.

“Dalam putusan diperoleh bukti baru bahwa ada pelaku lain yang terlibat maupun menikmati kekayaan negara yang dikorupsi,” lanjut Sugeng dikutip dari Kompas.com.

Sementara, Kuasa Hukum Tasman dan Husmaluddin, Jamal Aslan, dalam keterangannya kepada wartawan, menghormati proses penggeledahan yang dilakukan penyidik Kejati Sultra.

Menurutnya, penggeledahan merupakan instrumen hukum yang sah dan telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan sebagai bagian dari proses pencarian dan pengamanan alat bukti.

Baca juga: Momen Wakil Bupati Husmaluddin Duet Penyanyi Charly van Houten di HUT ke-65 Kolaka Sulawesi Tenggara

Namun, tidak serta-merta dimaknai sebagai bentuk penetapan kesalahan terhadap pihak yang diperiksa. 

Diapun berharap seluruh proses tersebut berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, menjunjung tinggi profesionalitas, objektivitas, serta perlindungan hak-hak setiap warga negara.

Profil Wabup Kolaka

Husmaluddin yang akrap disapa Haji Lulung merupakan sosok politisi berlatar belakang pengusaha.

Dia lahir di Wolo, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra, pada 19 Mei 1990 atau saat ini berusia 36 tahun.

Saat ini, Husmaluddin menjabat Wakil Bupati Kolaka periode 2025-2030.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjadi wabup mendampingi Bupati Amri Djamaluddin.

Pasangan Amri-Husmaluddin memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dengan perolehan 82.204 suara.

Haji Lulung, sapaan Husmaluddin, saat ini juga menjabat Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW PAN Sultra.

Bahkan, dia kini tengah mencalonkan diri sebagai calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda atau DPP BM PAN 2026-2031.

Setelah pada periode sebelumnya menjabat bendahara umum salah satu organisasi sayap kepemudaan resmi dari PAN tersebut.

Husmaluddin juga merupakan Ketua DPW BM PAN Sultra periode 2021-2026.

Sebelum jadi wabup, Lulung, berprofesi sebagai pengusaha.

Kemudian menjadi politisi dengan bergabung PAN hingga aktif dalam kepengurusan partai tersebut di Kolaka.

Hingga dia menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kolaka periode 2019-2024 dari PAN sebelum menjadi wabup.

Biodata Singkat:

Nama: H Husmaluddin    

Sapaan: Haji Lulung

Lahir: Kolaka, 19 Mei 1990

Usia: 36 tahun

Alamat: Dusun II Babarina, Desa Muara Lapao-Pao, Wolo, Kolaka

Istri: Hj Marwana STrKeb MKes    

Riwayat Pendidikan:

* SD Negeri Lapapawu 1996-2002

* SMP Negeri 1 Samaturu 2002-2005

* SMA Negeri 1 Samaturu 2007-2010

Riwayat Pekerjaan:

* Wiraswasta (pengusaha)

* Wakil Ketua DPRD Kolaka 2019-2024

* Wakil Bupati Kolaka 2025-2030

Riwayat Organisasi: 

* Sekretaris DPW PAN Sultra saat ini

* Bendahara DPP BM PAN 2021-2026 

* Ketua DPW BM PAN periode 2021-2026.

* Ketua KONI Kolaka 2026-2030. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono/Desi Triana Aswan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.