TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Blitar Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Blitar, Kamis (25/6/2026).
Dalam aksi itu, para mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait evaluasi sejumlah program pemerintah.
Sambil membentangkan poster, para mahasiswa sempat berjalan dari perempatan Kanigoro menuju ke gedung DPRD Kabupaten Blitar.
Para mahasiswa menggelar orasi di depan gedung DPRD Kabupaten Blitar.
Baca juga: Polisi Kediri Bedah Rumah Warga dan Salurkan Bantuan untuk Petani
Adapun tuntutan para mahasiswa dalam aksi itu, antara lain, meminta pemerintah menstabilkan harga bahan pokok, BBM, dan menjamin ketersediaan pangan serta pasokan listrik untuk rakyat.
Meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan MBG dan KDKMP agar tidak menjadi beban keuangan negara dan menghentikan apabila ditemukan indikator penyebab krisis moneter.
Meminta pemerintah menjamin kesejahteraan dan penyerapan tenaga pendidik dengan memastikan upah yang sesuai.
Mengevaluasi pos anggaran APBN dan APBD tepat sasaran bukan hanya untuk memenuhi egosentris jalannya program prioritas.
Mahasiswa juga meminta pemerintah mengembalikan kedaulatan KPK, mengembalikan fungsi TNI dan Polri sesuai UU No 2 Tahun 2002 dan UU No 35 Tahun 2004, serta mengesahkan RUU Perampasan Aset.
"Kami juga meminta aparat menghentikan kriminalisasi terhadap aktivis, mahasiswa, dan masyarakat sipil yang menyampaikan kritik," kata perwakilan mahasiswa dalam orasinya.
(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)