Ada kabar baik nih bagi para calon peserta Magang Nasional batch 4. Program Magang Nasional kini tak hanya memberi pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga membuka peluang karier lebih cepat.
Berdasarkan evaluasi pemerintah, sekitar 34% peserta atau lebih dari 5.063 orang dari batch pertama telah mendapat tawaran kerja langsung dari perusahaan tempat mereka magang. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana.
"Sekitar 5.063 orang ditawari langsung untuk bekerja, baik sebagai karyawan tetap maupun karyawan kontrak, oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang," kata Kurnia dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (25/6/2026).
Pada Program Magang Nasional Angkatan I terbagi ke dalam empat batch. Batch I memiliki sebanyak 14.952 peserta, batch IB 1.160 peserta, batch II 62.128 peserta, dan batch III 24.456 peserta.
Kurnia mengatakan, data evaluasi memperlihatkan integrasi antara program magang dan kesempatan bekerja semakin terbuka lebar.
84% Peserta Puas dengan Magang Nasional
Dalam evaluasi yang sama ditunjukkan sebanyak 84,26% responden menyatakan puas atau sangat puas terhadap Magang Nasional. Adapun sebanyak 67,13% peserta menyatakan program ini membantu keadaan ekonomi mereka sehingga membuat lebih sejahtera.
Berdasarkan hasil isian mentor dalam evaluasi tersebut, program Magang Nasional juga terbukti meningkatkan kompetensi para peserta. Sebanyak 22.297 mentor melakukan pengisian.
Sebanyak 66,55% peserta juga dinilai telah merasakan peningkatan kompetensi teknis. Kompetensi mereka semakin signifikan setelah mengikuti program.
Sementara itu, untuk evaluasi pada batch II dan III masih berlangsung karena gelombang baru berakhir pada 23 Mei 2026 dan 16 Juni 2026.
Pendaftaran Magang Nasional Batch 4
Pendaftaran Magang Nasional 2026 atau batch 4 akan segera dibuka bulan Juli mendatang. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan sebanyak menjadi 150.000 kuota peserta.
Magang Nasional ini bisa diikuti oleh fresh graduate lulusan jenjang diploma dan sarjana. Selama magang, mereka akan mendapatkan upah sesuai upah minimum provinsi dan mendapatkan pengalaman serta sertifikat seusai magang.





