Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah mendapat lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto, reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung, Jawa Barat, dipastikan segera terealisasi dan akan melayani rute penerbangan dalam serta luar negeri.
Kepastian reaktivasi Bandara Husein Sastranegara itu diperkuat dengan adanya surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026.
Berdasarkan surat itu, Bandara Husein Sastranegara dipastikan dapat melayani operasional penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.
Baca juga: Reaktivasi Bandara Husein Dapat Lampu Hijau, Bandung akan Bidik Wisatawan Malaysia
Selain itu, Bandara Husein Sastranegara juga dipastikan dapat melayani angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri, serta angkutan udara bukan niaga dalam negeri dan luar negeri.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, kehadiran Bandara Internasional itu akan disambut baik karena Kota Bandung sudah tumbuh menjadi kota jasa pariwisata yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana transportasi kelas dunia.
"Terima kasih kepada Pak Presiden, terima kasih kepada Pak Gubernur dan seluruh jajaran TNI AU yang telah menunjukkan komitmen luar biasa," ujar Farhan di Ujungberung, Kota Bandung, Kamis (25/6/2026).
Selain itu, kata Farhan, Kementerian Perhubungan juga telah memberikan dukungan yang luar biasa, termasuk dari PT Angkasa Pura sebagai BUMN yang memang sangat canggih dalam melakukan pengelolaan bandara.
Farhan mengatakan, asumsi jumlah penumpang pada tahap pertama antara Juli, Agustus, September 2026 maksimal bisa mencapai sekitar 3.000 orang per hari. Jumlah itu masih jauh, jika dibandingkan masa kejayaan Bandara Husein.
"Itu maksimum ya, jadi tekanannya masih belum berat walaupun pada masa jayanya Bandara Husein bisa sampai 10 ribu dan 12 ribu orang penumpang per hari," katanya.
Farhan mengatakan, seharusnya pada Agustus 2026 nanti sudah masuk pesawat jenis jet kelas 737-500 atau Airbus A320. Sehingga, pihaknya mulai fokus menyiapkan infrastruktur sarana dan prasarana pendukung.
Baca juga: Dipermudah Pembukaan Bandara Husein, Bandung Raya dan Jabar Potensi Dongkrak Pariwisata Malaysia
"Dari mulai perbaikan jalan, perbaikan penerangan jalan umum, dan perbaikan fasilitas parkir, itu tugas kami sekarang sedang koordinasi terus. Kita lagi fokus ke arah sana, perbaikan sarana prasarana, infrastruktur, jalan, PJU," ucap Farhan.
Dengan rencana ini, ia berharap sektor transportasi bisa berkontribusi terhadap laju pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung. Sebab, saat ini pihaknya sedang membutuhkan motor-motor penggerak perekonomian Kota Bandung.